Yuk Buka Puasa di Warteg Paling Legendaris Jakarta!

25 Jun 2022
Berhasil mengcopy link blog
Figure Blog
Kamu pecinta warteg? Belum afdol kalau belum coba warteg legendaris ini!

Berbicara kuliner di Jakarta rasanya ada yang kurang kalau nggak membicarakan warteg. Meski sejatinya warteg bukan berasal dari Jakarta, namun eksistensi dan jumlahnya di setiap sudut Ibu Kota nggak bisa dibantah. Dengan variasi lauk pauk yang melimpah dan harga yang ramah dengan kantong, tempat makan yang satu ini selalu punya daya tarik tersendiri bagi berbagai kalangan - tua dan muda, menengah ke atas maupun ke bawah - siapapun pasti pernah mencobanya.

Namun, dari sekian banyaknya warteg di Jakarta, ada satu warteg yang sangat mencuat perhatian. Tempat makan yang berlokasi di Jakarta Timur ini sudah eksis sejak 1969 dan telah dikunjungi oleh beberapa tokoh nasional. Bahkan, warteg ini selalu ramai sepanjang waktu, entah itu pagi, siang, atau bahkan malam. Warteg ini punya nama: Warmo.

Rajanya Warteg di Jakarta

Warteg Warmo, yang didirikan oleh kakak beradik Haji Dasir dan Haji Tumuh, awalnya nggak memakai nama apapun untuk warung nasinya. Ada dua versi untuk nama Warmo sebagai nama warteg ini: Pertama, Warmo berasal dari nama pegawai warteg ini, yaitu Darmo. Namun, karena ia lebih sering dipanggi "Mo", maka orang mengelan warteg ini identik dengan namanya, sehingga menyebutnya sebagai Warmo. Versi lainnya adalah ketika Rhoma Irama yang sering nongkrong di warung ini. Saat itu, Rhoma Irama menyebut warteg ini sebagai Warmo yang singkatanya "Warung Mojok" karena lokasinya yang dekat dengan pojokan jalan.

Warteg Warmo bisa dibilang sangat layak untuk memperoleh tahta sebagai 'raja'nya warteg di Ibu Kota. Warteg ini punya lebih dari 40 pilihan lauk pauk dengan harga yang betul-betul ramah kantong, mulai dari tumis sayur, ayam rica-rica, ikan asin, sate udang, telur, hingga tempe gorengnya yang begitu terkenal. Alhasil, keramaian selalu jadi pemandangan yang nggak bisa lepas dari warteg yang buka 24 jam ini.

Semua makanan dan lauk yang ada di Warmo dibuat dengan memperhatikan kualitas dan kesegarannya. Proses memasaknya pun langsung dalam jumlah besar. Untuk proses memasak dilakukan oleh 2 juru masak di dua shift berbeda, Shift pertama di jam 5 pagi hingga jam 4 sore, sementara shift kedua di jam 7 malam hingga jam 2 pagi.

Sering Dituduh Punya Penglaris

Ramainya Warmo yang seolah tiada henti jelas mengundang tanda tanya beberapa orang. Bahkan, ada saja pihak yang sampai curiga kalau warteg ini menggunakan pesugihan atau penglaris untuk membuat tempat makannya selalu ramai pengunjung. Ada pula pihak yang menyebutkan kalau pegawai warteg Warmo memberikan mantra khusus pada lilin-lilin yang dibakar di warteg tersebut agar makanannya punya rasa yang nikmat. Namun, hal ini ditampik oleh pihak pengelola Warmo.

Meski sering disatroni isu-isu tak sedap, nyatanya tak membuat warteg Warmo kehilangan daya tariknya. Bahkan, tokoh-tokoh besar mulai dari Sammy Simorangkir, Dahlan Iskan, Wiranto, hingga Presiden Joko Widodo, pernah datang untuk menikmati lezatnya beragam sajian yang tersedia di Warmo. Berbagai foto tokoh nasional yang mampir pun akan jadi pemandangan yang khas ketika kamu mampir ke Warmo untuk mengisi perut.

Kalau kamu pecinta warteg yang belum pernah mampir ke Warmo dan ingin membuktikannya, kamu bisa datang kapan saja sebab warteg ini punya jam operasional 24 jam. Kalau ingin mencoba buka puasa di warteg legendaris ini, pastikan datang lebih awal agar kebagian tempat duduk ya!