Yuk Buka Puasa di Angkringan Pertama di Jogja!

25 Jun 2022
Berhasil mengcopy link blog
Figure Blog
Angkringan pertama di Jogja ini adalah tempat terbaik buat kamu yang ingin buka puasa dengan nuansa penuh kebersamaan!

Yogyakarta memang istimewa. Nggak hanya suasananya yang begitu hangat dan kental akan budaya dan adat istiadat, Kota Jogja juga punya ragam kuliner yang siap memanjakan lidah dan punya kekhasannya tersendiri. Selalu ada saja ragam kuliner dan tempat makan yang bisa dinikmati dan punya daya tarik tersendiri.

Meski begitu, kota Jogja nggak akan bisa lepas dengan tempat makan satu ini: Angkringan. Secara historis, angkringan memang bukan berasal dari Jogja, melainkan dari Klaten, Jawa Tengah. Namun, angkringan telah hadir di Jogja sejak lama dan pada akhirnya menjadi bagian yang ikonik dari ranah wisata kuliner Jogja.

Di Jogja sendiri, generasi awal angkringan dimulai oleh satu angkringan yang akan dibahas kali ini. Di angkringan inilah juga, lahir minuman kopi legendaris, Kopi Joss, yang kini telah jadi minuman ikonik Jogja. Saking legendarisnya angkringan ini, tokoh-tokoh ternama seperti Butet Kertaredjasa hingga Emha Ainun Najib pernah mampir ke sini. Angkringan itu bernama Angkringan Lik Man.

Hadir Sejak 1950-an

Angkringan Lik Man didirikan oleh Mbah Pairo dan sejatinya telah buka sejak tahun 1950-an. Namun, pada 1965, usahanya sempat terhenti selama 3 tahun. Barulah pada 1968, usahanya kembali dibuka di Stasiun Tugu. Usaha angkringannya lalu sempat berganti lokasi dan mulai menetap di bagian utara Stasiun Tugu, tepatnya di jalan Wongsodirjan, sejak tahun 1974. Kini, lokasi usahanya telah berpindah ke Pasar Kranggan, Yogyakarta, yang berdekatan dengan Tugu Jogja.

Angkringannya sendiri nggak menggunakan nama sang pendiri, Mbah Pairo. Namun, angkringan ini menggunakan nama Lik Man, nama putra Mbah Pairo, sebagai nama angkringannya. Hal ini dikarenakan Lik Man, yang punya nama asli Siswo Raharjo, adalah sosok yang melahirkan Kopi Joss, yang pada akhirnya membuat nama angkringan ini dikenal sebagai Angkringan Lik Man.

Di Angkringan Lik Man, kamu bisa mendapati berbagai sajian sederhana yang khas, sego atau nasi kucing yang ikonik dengan oseng tempe dan sambal teri, berbagai lauk pauk seperti tempe mendoan dan beragam sate-satean. Jika kamu merasa makanan yang disajikan sudah mulai agak dingin, kamu bisa meminta makanan yang kamu pilih untuk dipanaskan sebentar. Proses pemanasannya pun tergolong khas sebab menggunakan arang yang panas.

Untuk minumannya sendiri, nggak afdol kalau nggak membicarakan Kopi Joss. Minuman legendaris ini dikisahkan lahir karena ada permintaan dari salah seorang pelanggan yang ingin minum kopi klotok. Namun, Lik Man membuatkan kopi hitam yang diberikan dengan arang panas dan menghasilkan bunyi "joss". Si pelanggan pun ketagihan dengan kopi tersebut, dan sejak saat itu, kopi tersebut menyandang nama Kopi Joss dan melegenda hingga kini.

Ruang Penuh Kebersamaan

Mungkin ada begitu banyak angkringan yang lahir setelah Angkringan Lik Man muncul. Namun, nggak ada yang bisa menandingi kekhasan dan daya tariknya. Di sini, sembari menikmati santapan nasi kucing dengan beragam sajian sederhana lain, kamu bisa duduk berdekatan dengan Lik Man dan anggota keluarganya yang sedang berjaga di angkringan. Kamu pun bisa sembari berbincang dengan Lik Man dan anggota keluarganya yang lain yang menjaga angkringan sekaligus menambah lauk jika kamu mau.

Kalau memilih untuk duduk lesehan, kamu bisa sembari menikmati santap malam sembari berbincang dengan keluarga dan teman atau malah menambah teman dan kenalan baru. Bahkan, berbagai hal dan topik pun jadi bahan diskusi para pelanggan, mulai dari obrolan santai hingga isu-isu nasional dan penting. Oleh karenanya, Angkringan Lik Man bisa jadi pilihan yang pas untuk berbuka puasa. Nggak hanya kamu bisa menikmati santapan sederhana, lezat, dan terjangkau, kamu juga bisa menikmati suasana penuh kehangatan dan kebersamaan, bahkan bersama orang yang baru kita temui pertama kali.

Angkringan Lik Man buka mulai pukul 16.00 sore hingga pukul 01.00 pagi. Ada baiknya kamu datang lebih awal untuk bersantai sejenak dan menikmati suasana Jogja di sini sembari menunggu waktu berbuka puasa. Siapa tahu juga bisa menambah teman dan kenalan baru!