Takut Asam Lambung, tapi Tetap Mau Minum Kopi? 2 Kopi ini Bisa Jadi Jawabannya!

13 Sep 2022
Berhasil mengcopy link blog
Figure Blog
Walau asam lambung bisa jadi hambatan buat kamu untuk minum kopi, tetapi 2 minuman kopi ini bisa jadi solusi ngopi tanpa khawatir naiknya asam lambung!

Tromates, buat kamu yang peminum kopi, tentunya akan sepakat bahwa musuh terbesar dari minum kopi, jika dilihat dari sisi kesehatan, adalah asam lambung. Kondisi asam lambung terkadang menyebabkan kamu yang doyan minum kopi untuk bisa berhenti sejenak dari kopi. Bahkan, beberapa orang yang menyukai kopi pun terpaksa harus berhenti minum kopi karena kondisi asam lambung yang parah atau sensitif.

Tapi, seperti kata pepatah, selalu ada jalan menuju Roma. Begitu pula dalam minum kopi.

Lantas, apa solusi alternatif buat kamu yang mau minum kopi namun punya kondisi asam lambung yang kurang baik?

Biji Kopi Arabika dan Robusta

Sumber: Unsplash.com

1. Kopi Arabika

Solusi pertama untuk kamu yang mau minum kopi tapi nggak terkena asam lambung adalah kopi yang menggunakan bahan dasar biji kopi arabika. Minuman kopi yang dibuat dari biji kopi arabika memiliki tingkat keasaman yang lebih rendah. Hal ini dikarenakan tingkat clorogenic acid di dalam kopi arabika tergolong sedikit.

Menariknya, dengan tingkat keasaman untuk lambung yang lebih rendah, kamu bisa mendapatkan kopi dengan cita rasa yang lebih variatif dan kompleks. Kamu bisa mencecap cita rasa kopi yang lebih sweet dengan cita rasa yang beragam. Nggak hanya kamu tetap bisa minum kopi dengan aman, kamu juga bisa mengeksplor beragam biji kopi arabika dan cita rasa yang terkandung di dalamnya.

Namun, kopi arabika juga nggak lepas dari kekurangan. Meski kadar asamnya lebih rendah, kopi arabika memiliki kandungan gula dan lemak yang lebih tinggi. Di samping itu, cita rasanya bisa dirasa terlalu asam apabila yang peminumnya baru meminum kopi arabika untuk pertama kali.

Baca Juga: Kopi Long Black & Americano, Bagaimaa Cita Rasa & Perbedaannya?

2. Kopi Decaf

Apa kamu tahu kalau di beberapa kedai kopi ada kopi yang hampir nggak mengandung kafein? Nah, Tromates, kopi tersebut namanya adalah kopi decaf.

Pada dasarnya, kopi decaf itu tetap mengandung kafein, namun kadar kafeinnya sangatlah rendah, jauh lebih rendah bila dibandingkan kopi arabika dan robusta. Secara takaran, kopi decaf hanya punya 0 - 7 miligram kafein, sangat jauh bila dibandingkan kopi biasa yang punya takaran kafein 70 - 140 miligram. Selain itu, rasanya pun bisa dikatakan lebih ringan atau light dan aroma yang dimiliki pun nggak setajam kopi pada umumnya.

Yang menjadi menarik adalah kenapa bisa kopi decaf punya kadar kafein yang super rendah?

Jawabannya terletak pada proses dekafeinasinya. Proses dekafeinasi ini sendiri dilakukan dengan menggunakan bahan seperti air, pelarut organik, dan karbon dioksida untuk menghilangkan kadar kafein dalam kopi. Umumnya, proses ini dilakukan ketika biji kopi masih dalam bentuk mentah atau green bean.

Memangnya Ada Apa dengan Kopi Robusta?

Bila dibandingkan dengan kopi arabika, kopi robusta punya tingkat clorogenic acid yang lebih tinggi. Hal inilah yang umumnya bikin asam lambung naik ketika kamu minum kopi yang terbuat dari biji kopi robusta. Selain itu, kadar kafein di kopi robusta tergolong lebih tinggi, menyebabkan kamu untuk lebih mungkin untuk nggak mengantuk setelah meminumnya.

Jadi, kalau kamu memang ingin minum kopi tanpa takut asam lambung, ada baiknya hindari minum kopi dari biji kopi robusta. Kamu juga bisa minum kopi decaf sebagai solusi alternatif kamu minum kopi yang lebih ringan dan nggak bikin bahaya buat asam lambung kamu!