Sebelum Mulai Bisnis Kuliner, Yuk Cari Tahu Beberapa Jenis Restoran!

17 Jul 2022
Berhasil mengcopy link blog
Figure Blog
Beberapa jenis restoran ini bisa jadi pilihan sebelum memulai bisnis kuliner!

Bisnis kuliner sangat banyak jenis dan variasinya. Setiap jenisnya mempunyai target pasar dan variasi menu yang tentunya berbeda. Setiap jenisnya juga memiliki beragam kelebihan dan kekurangan. Kamu perlu mempertimbangkan setiap detilnya sebelum mulai memilih salah satu tipe restoran yang tepat untuk bisnis kuliner yang akan kamu bangun.

Agar kamu nggak salah pilih atau salah paham tentang berbagai tipe atau jenis restoran yang ada, kami punya panduan singkat tentang beberapa jenis atau tipe restoran buat bisnis kuliner kamu!

1. Casual Dining

Restoran Casual Dining

Restoran casual dining adalah tipe restoran yang paling banyak kamu temui, entah itu di mall, supermarket, atau di food court. Restoran casual dining umumnya memiliki tingkat harga yang sedang (Tidak terlalu mahal dan tidak terlalu murah), menyediakan seating yang nyaman dan layak, dan tentunya punya table serviceCasual dining bisa mencakup restoran atau rumah makan apapun, misalkan restoran bakso, restoran bakmi, hingga restoran soto. Porsi yang disajikan restoran ini biasanya juga cukup banyak.

2. Fast Food

Restoran Fast Food

Fast food, atau yang biasa disebut sebagai quick service restaurant, merupakan tipe restoran yang identik dengan pelayanan yang cepat dan biasanya melayani pemesanan on the go, di mana pelanggan bis memesan untuk dibawa pulang. Harga yang dipasang untuk makanan dan minuman yang dijual pun biasanya bisa dijangkau oleh banyak kalangan. Karena pelayanannya yang cepat dan kilat, maka menu yang disajikan adalah menu sederhana yang bisa dibuat dalam waktu singkat, mulai dari burger, pizza, hingga sandwich.

3. Fast Casual

Restoran Fast Casual

Kalau dilihat-lihat, restoran fast casual memang mirip dengan fast food. Namun, tipe restoran ini sejatinya merupakan gabungan antara restoran fast food dengan casual dining. Umumnya, restoran fast casual lebih berfokus pada kualitas bahan baku dan produknya bila dibandingkan dengan restoran fast food. Meski begitu, restoran fast casual tetap mampu memberikan pelayanan yang cepat buat para pelanggannya. Untuk harga, restoran fast casual menawarkan harga yang sedikit lebih tinggi dari restoran fast food.

4. Fine Dining

Restoran Fine Dining

Mendengar namanya yang elegan, tentunya fine dining nggak menawarkan sesuatu yang main-main buat para pelanggannya. Restoran fine dining umumnya menggunakan bahan baku berkualitas tinggi dan bahkan langka serta menawarkan menu yang elegan, diolah dengan teknik tinggi dan disajikan dengan plating yang ciamik. Setiap dekorasi, konsep, musik, hingga bahkan aspek pelayanan di restoran fine dining ditata dengan begitu apik. Dari karakteristik restoran fine dining sendiri, target pasar yang disasar oleh restoran fine dining tentunya adalah kalangan menengah ke atas karena harganya yang tinggi.

5. Cafe / Coffee shop

Coffee Shop

Meski sejatinya mirip-mirip, namun agar lebih ringkas, kedua jenis restoran ini digabungkan di sini. Jika dilihat secara lebih detil, maka cafe bisa dikatakan lebih fokus pada pilihan dan variasi makanan yang lebih melimpah, meski tetap menyajikan berbagai minuman kopi. Sementara itu, coffee shop lebih fokus pada kualitas minuman kopi yang disajikannya. Meskipun begitu, coffee shop tetap menyajikan beberapa jenis makanan seperti dessert dan pastry. Kalau mau tahu lebih detil dan lengkap soal perbedaan keduanya, kamu bisa cari tahu di sini untuk tahu apa bedanya cafe dengan coffee shop.

6. Buffet

Buffet

Kalau orang-orang sudah mendengar kata buffet, maka yang muncul seketika di benaknya adalah kata all you can eat. Jelas nggak salah, sebab restoran buffet pada dasarnya memang menyajikan beragam pilihan makanan yang bisa kamu nikmati dengan harga yang tetap. Biasanya, restoran buffet menawarkan beberapa jenis paket dan setiap paket punya pilihan makanan dan minuman yang berbeda. Pelayanannya pun harus bergerak cepat sebab harus melayani berbagai pelanggan dengan pilihan paket dan makanan dan minuman yang berbeda-beda.

7. Food Truck

Food Truck

Restoran food truck bisa dibilang sebagai restoran bergerak. Tipe restoran ini sangat mobile dan tidak terpaku pada satu tempat sehingga memungkinkannya untuk berpindah tempat dari satu event atau venue ke tempat lain. Selain itu, makanan yang disajikan pun merupakan makanan yang casual seperti tacos, sandwichhotdogs, dan wraps yang bisa kamu bawa pulang atau nikmati on the go. Harga yang ditawarkan pun cukup ramah untuk kantong. Kalau kamu tertarik 

8. Ghost Restaurant

Cloud Kitchen

Kamu mau membuka restoran yang 'tidak ada wujudnya'? Ghost restaurant adalah pilihan yang patut dicoba. Ghost restaurant sebenarnya adalah sebuah tipe restoran yang bertempat di sebuah cloud kitchen dan hanya melayani delivery atau takeaway. Artinya, kamu nggak perlu menyediakan meja dan kursi untuk pelanggan (Namun, beberapa tempat duduk untuk kurir delivery jangan lupa ya!). Dengan hanya fokus melayani delivery dan takeaway melalui cloud kitchen, kamu bisa lebih hemat ongkos dan perawatan restoran, karena kamu cukup membayarkan sejumlah biaya untuk penyewaan dan perawatan cloud kitchen kamu. Untuk berbagai detil mengenai ghost restaurant atau cloud kitchen, kamu bisa cek konsep cloud kitchen di sini!

Dengan memahami setiap tipe restoran dan karakteristiknya, kamu akan bisa menentukan mana restoran yang paling sesuai dengan konsep yang ingin kamu terapkan dan tentunya, modal yang kamu miliki. Jangan sampai salah pilih ya!