Penting untuk Bisnis Restoran, Yuk Kenalan dengan 7 Bumbu Dasar Indonesia!

25 Jun 2022
Berhasil mengcopy link blog
Figure Blog
Saking melimpahnya jumlah rempah, Indonesia bahkan sampai memiliki beberapa bumbu dasar untuk beragam masakannya!

Memiliki kekayaan rempah dan sumber daya alam membuat Indonesia pun membuat Indonesia punya cita rasa kuliner yang begitu kaya dan variatif. Bahkan, hampir seluruh kuliner di Indonesia pasti selalu dibuat dengan pilihan rempah yang variatif yang beberapa di antaranya seringkali kamu temui dalam keseharian dan beberapa di antaranya begitu jarang kamu dengar.

Hal ini pun berdampak pada pilihan bumbu yang akan digunakan dalam proses masak-memasak. Indonesia jadi punya 7 bumbu dasar yang dapat digunakan untuk memasak beragam makanan. Untuk kamu yang punya bisnis kuliner atau restoran yang mengangkat kuliner khas Indonesia atau bisnis kuliner dengan makanan Barat yang dimodifikasi sesuai cita rasa khas Indonesia, yuk kenalan dengan 7 bumbu dasar Indonesia berikut ini!

1. Bumbu Dasar Putih

Bumbu dasar putih adalah bumbu yang berasal dari campuran bawang putih, bawang merah, lengkuas, kemiri, dan ketumbar. Umumnya, bumbu dasar ini dipakai untuk beberapa masakan seperti sop, soto daging, sop sayur lodeh, hingga gudeg.

2. Bumbu Dasar Merah

Bumbu dasar merah pada dasarnya dibuat dari bawang merah, bawang putih, garam, dan tentu saja, cabai merah. Menyesuaikan dengan kebutuhan, kamu bisa menambahkan tomat atau daun salam. Bumbu dasar ini biasanya dipakai untuk beberapa masakan yang pedas seperti masakan balado, rica-rica, dan berbagai jenis masakan yang punya cita rasa pedas lainnya.

3. Bumbu Dasar Jingga

Bumbu dasar jingga atau oranye diolah dengan menggunakan bawang merah, bawang putih, lengkuas, kemiri, kunyit, adas manis, ketumbar, cabai merah, dan jintan. Bumbu dasae ini punya warna oranye berkat campuran bahan cabai merah dan kunyit. Alhasil, rasanya pun juga jadi lebih pedas. Bumbu ini biasa dipakai untuk masakan seperti gulai, pepes, dan masakan khas Padang atau Minang.

4. Bumbu Dasar Kuning

Bumbu dasar kuning sejatinya mirip dengan bumbu dasar putih. Yang membedakan adalah penggunaan kunyit pada bumbu dasar yang satu ini. Bumbu dasar kuning biasanya dipakai pada masakan seperti ayam kuning, kari, gulai, dan nasi kuning.

5. Bumbu Dasar Hitam

Bumbu dasar hitam memiliki penggunaan rempah yang nggak terlalu berbeda dari bumbu-bumbu sebelumnya. Perbedaannya terletak hanya pada penambahan kluwak sehingga membuat warnanya jadi hitam. Bumbu dasar ini banyak dipakai untuk masakan seperti rawon, pucung gabus, dan brongkos. Warnanya boleh nggak menarik, tapi masakan dengan bumbu dasar hitam punya cita rasa yang tetap khas dan beda dari bumbu dasar lainnya!

6. Bumbu Dasar Hijau

Apakah bumbu dasar hijau punya warna hijau karena ditambahkan dedaunan? Betul, tapi nggak semua dedaunan ya! Bumbu dasar hijau punya beberapa rempah lainnya sama seperti bumbu dasar sebelumnya, namun ada penambahan daun jeruk, serai, dan lengkuas. Biasanya, bumbu dasar hijau dipakai untuk melumuri atau marinasi berbagai masakan seperti masakan berbasis ayam dan kari.

7. Bumbu Dasar Kacang

Terakhir, kita punya bumbu dasar kacang! Sesuai namanya, bumbu dasar ini diperoleh dengan menambahkan kacang tanah dengan campuran bumbu lainnya, seperti bawang putih, bawang merah, kemiri, dan cabai. Bumbu dasar kacang banyak dipakai untuk berbagai masakan yang menggunakan bumbu kacang, seperti sate-satean, lotek, hingga gado-gado.

Gimana, sudah mulai lebih tercerahkan, bukan? Berbagai bumbu dasar di atas bisa dipakai oleh restoran kamu apabila kamu mengangkat kuliner atau masakan khas Indonesia atau kuliner Barat yang dimodifikasi sesuai dengan cita rasa khas Indonesia. Kamu pun bisa menyesuaikan penggunaannya sesuai dengan menu makanan yang kamu sajikan.