Memperingati Hari Jamu Nasional, Yuk Kenali 10 Jenis Jamu Tradisional Indonesia yang Berkhasiat Super!

24 Jun 2022
Berhasil mengcopy link blog
Figure Blog
27 Mei adalah hari jamu nasional! Mari kita lihat bagaimana sejarah minuman tradisional Indonesia ini dan variasi jamu yang bisa kamu coba dan nikmati! khasiatnya.

Kalau ada satu minuman yang harus dijadikan minuman khas Indonesia, maka jamu adalah jawabannya. Minuman yang dikenal menggunakan beragam jenis rempah dan bahan baku alam ini dikenal begitu berkhasiat dan punya efek kesehatan yang mengagumkan. Meski tergolong sebagai minuman tradisional, nyatanya jamu masih memiliki banyak penggemar di era modern ini, terlebih bagi orang-orang yang mencari alternatif pengobatan selain obat-obatan modern.

Tapi, bagaimana asal mula jamu ada di Indonesia? Dan ada berapa banyak jenis jamu di Indonesia? Kini, untuk memperingati hari jamu nasional, mari kita melihat bagaimana jamu bisa berkembang di Indonesia dan berbagai jenis jamu yang punya khasiat beragam macam!

Awal Mula Jamu di Indonesia

Asal dari kata jamu sendiri memiliki dua versi. Versi pertama, jamu berasal dari kata bahasa India, yaitu djampi yang berarti "penyembuhan". Sementara itu, di versi kedua, jamu berasal dari kata bahasa Jawa ngramu yang berarti "meracik" atau "mencampur". Sejatinya, jamu bisa dikatakan memperoleh pengaruh dari India. Namun, jamu di Indonesia memiliki perbedaan yang cukup spesifik dikarenakan ada beberapa rempah dan bahan alam dari beberapa jamu yang hanya bisa ditemukan di Indonesia, menjadikan beberapa jamu tergolong otentik.

Minuman jamu dipercaya telah eksis sejak lama, lebih tepatnya sejak kerajaan Mataram telah berdiri. Masyarakat pada zaman tersebut telah mencari dan mengolah tanaman herbal untuk dijadikan sebagai minuman jamu. Jamu pun diolah dengan cara tradisional menggunakan tumbukan dan wadah batu.

Memasuki era penjajahan Belanda atau tepatnya pada abad ke-19, popularitas jamu mulai meningkat akibat kebutuhan akan pengobatan kesehatan. Para ilmuwan dari Eropa pun mendapati melalui penelitian mereka bahwa jamu memiliki efektivitas untuk penyembuhan berbagai penyakit dan gangguan kesehatan.

Ketika pandemi Covid-19 merebak di Indonesia, popularitas jamu mulai meningkat dan menjadi primadona karena dianggap mampu memberikan efek kesehatan yang positif dan meningkatkan imun tubuh dalam melawan Covid-19. Terlebih lagi, Presiden Jokowi juga gencar mempromosikan minum jamu sebagai bagian dari kekayaan kuliner Indonesia sehingga jamu sempat populer kembali di masa pandemi.

Kalau kamu memang ingin mencicipi beragam jenis jamu tradisional, kamu nggak hanya bisa mencobanya lewat penjaja jamu gendong yang hingga kini masih ada di kota-kota besar. Kamu juga dapat mampir ke Kabupaten Sukoharjo yang dikenal sebagai surganya jamu tradisional. Bahkan, karena kekhasannya sebagai sentra jamu tradisional, Kabupaten Sukoharjo membangun patung penjaja jamu gendong sebagai ikonnya.

Beberapa Jenis Jamu Tradisional Indonesia

1. Jamu Beras Kencur

Jamu beras kencur, sesuai namanya, terbuat dari beras dan rimpung kencur serta beberapa bahan tambahan seperti gula merah, asam jawa, dan jeruk nipis. Rasanya pun tergolong manis sehingga mudah untuk dinikmati dan punya khasiat yang variatif: Mencegah diabetes, mengurangi pegal di badan, hingga meredakan radang tenggorokan, dan menambah nafsu makan.

2. Jamu Kunyit

Selain jamu beras kencur, ada jamu kunyit atau jamu kunir asam yang sering ditemui. Dibuat dengan campuran rimpang kunyit, daun asam, gula aren, dan sedikit garam, jamu yang satu ini punya rasa yang cukup asam. Namun, khasiatnya nggak seasam rasanya, yakni mampu melancarkan haid, mencegah panas dalam, hingga menghilangkan nyeri saat haid.

3. Jamu Pahitan

Diolah menggunakan berbagai bahan dan rempah seperti sambiloto, brotowali, temulawak, asam jawa, hingga lempuyang, jamu pahitan memang tampaknya bukan merupakan jenis jamu yang ramah dan nikmat di lidah. Namun, khasiatnya nggak bisa diremehkan, karena jamu pahitan siap membantu kamu mengatasi kondisi tubuh yang gatal-gatal, menurunkan kolesterol, menghilangkan bau badan, membersihkan darah, dan mampu mengobati perut yang kembung.

4. Jamu Kudu Laos

Laos di sini bukan merujuk pada negara Laos ya, food lovers. Jamu kudu laos adalah jamu yang dibuat dengan bahan utama mengkudu dan laos alias lengkuas. Manfaat jamu ini sangat beragam, mulai dari membantu pencegahan kanker, memulihkan sel yang rusak, hingga menurunkan tekanan darah tinggi.

5. Jamu Kunci Sirih

Jamu kunci sirih diolah memakai bahan dasar rimpang kunci dan daun sirih. Jamu ini begitu populer untuk mengatasi keputihan hingga menghilangkan bau badan.

6. Jamu Temulawak

Jamu temulawak nggak hanya menggunakan bahan dasar temulawak, tetapi juga beberapa bahan dan rempah tambahan lain yakni jinten, asam jawa, dan gula aren. Dengan bahan dasarnya yang terkenal penuh kandungan menyehatkan, maka nggak heran kalau jamu temulawak juga terkenal manjur untuk menyembuhkan berbagai gangguan kesehatan, mulai dari mual, pusing, hingga perut sakit.

7. Jamu Galian Singset

Jamu ini mungkin yang punya paling banyak campuran rempah dan bahan alam. Jamu galian singset dibuat dengan mencampurkan kencur, kayu manis, laos, cengkih, kunyit, merica, kapulaga, serai, dan asam jawa. Jamu dengan nama yang unik ini punya reputasi yang cukup melegenda di Indonesia, sebab jamu ini punya khasiat yang manjur dalam menjaga berat badan peminumnya dan mengurangi lemak berlebih.

8. Jamu Sinom

Sinom adalah kata dalam bahasa Jawa yang memiliki arti "diam tanpa meminta apa-apa". Jamu ini terbuat dari asam jawa, temulawak, kunyit, gula aren atau merah. Kayu manis pun sering jadi bahan tambahan untuk jamu ini. Jamu sinom memiliki efek kesehatan yang beragam, seperti membuat kulit makin cerah, menyembuhkan panas dalam, hingga melancarkan proses pencernaan.

9. Jamu Cabe Puyang

Kalau kamu pikir jamu hanya punya rasa asam manis dan pahit, kamu akan terkejut ketika mencicipi jamu yang satu ini. Seperti namanya, jamu cabe puyang diolah menggunakan lempuyang dan tentu saja, cabai. Jamu ini juga ditambahkan sedikit gula aren sehingga rasanya manis pedas. Manfaatnya pun mantap, seperti mampu menghilangkan pegal-pegal di badan kamu, mengurangi demam, hingga berkhasiat untuk menambah darah kamu yang menderita anemia.

10. Jamu Uyup-uyup

Jamu uyup-uyup lebih banyak dikenal dengan nama jamu gepyokan oleh masyarakat luas. Bahan yang digunakan pun jumlahnya sama banyaknya dengan jamu galian singset. Bahan-bahan yang digunakan antara lain kencur, beluntas, pegagan, temulawak, simbukan, lempuyang, kunyit, dan daun katu. Selain berkhasiat untuk menambah ASI untuk ibu, jamu gepyokan juga tepat dikonsumsi untuk menghilangkan bau badan dan membuat tubuh semakin segar dan bugar.

Kekayaan alam Indonesia memungkinkan lahirnya begitu banyak jenis jamu yang mengandung khasiat dan efek yang beragam untuk para peminumnya. Ini merupakan suatu anugerah yang nggak boleh disia-siakan dan harus terus dilestarikan bagi generasi selanjutnya. Jangan lupa untuk minum jamu ya, food lovers, biar tubuh makin kuat dan sehat!