Memilih Nama yang Pas Buat Bisnis Kuliner Kamu, Gimana Caranya?

25 Jun 2022
Berhasil mengcopy link blog
Figure Blog
Pilih nama restoran bukan sekadar keren-kerenan ya!

Memberi nama yang pas untuk bisnis kuliner atau restoran kamu bukan perkara mudah. Ini bukan hanya tentang memilih nama keren dan estetik. Kamu harus memahami bahwa memilih nama untuk bisnis kuliner atau restoran kamu adalah sebuah proses jangka panjang. Nama yang kamu pilih akan membentuk brand image restoran kamu seiring berjalannya waktu. Kalau nama yang disematkan dirasa kurang tepat atau kurang cocok oleh pelanggan, bisa-bisa restoran kamu punya brand image yang nggak diharapkan dan bisa-bisa terlupakan.

Selain itu juga, nama adalah bagian dari strategi pemasaran bisnis kuliner atau restoran kamu. Ketika kamu sudah memilih satu nama yang baik untuk bisnis kamu, itu artinya kamu sudah selangkah lebih maju dalam melakukan pemasaran bisnis kuliner kamu. Tugas kamu untuk merancang strategi pemasaran ke depannya jadi lebih mudah. Coba bayangkan kalau kamu memilih nama yang kurang pas dengan visi misi atau konsep restoran kamu, jadinya akan sulit untuk menanamkan brand image bisnis kuliner atau restoran kamu di kepala pelanggan, kan?

Untuk itu, agar nggak salah pilih nama yang pas restoran, inilah beberapa panduan dasar untuk memilih nama yang pas buat bisnis kuliner atau restoran kamu!

1. Kesederhanaan adalah Kunci

Aspek terpenting dari memilih sebuah nama untuk bisnis kuliner atau restoran kamu adalah kesederhanaan. Memilih nama yang sederhana memungkinkan restoran kamu jadi lebih mudah diingat dan nempel di kepala calon pelanggan. Nama restoran yang terlampau ribet dan rumit, meskipun punya kesan keren dan estetik, akan membuat pelanggan dengan mudah melupakannya. Akibatnya, pemasaran produk dan pemasaran restoran kamu akan jadi lebih sulit dan kamu harus melakukan pemasaran dengan lebih baik agar pelanggan bisa memahami apa yang restoran kamu usung dan sajikan.

2. Menyentuh Perasaan

Pada dasarnya, manusia adalah makhluk yang bergantung pada perasaan. Artinya, manusia akan tergerak atau terpancing untuk melakukan sesuatu jika perasaannya mampu disentuh. Perasaan adalah emosi bisa dikatakan adalah penggerak dari kegiatan dan aktivitas manusia. Oleh karena itu, nama restoran kamu pun harus memiliki kekuatan emosional yang bisa menyentuh perasaan calon pelanggan kamu.

Hal ini bisa kamu contoh dari Kopi Toko Djawa. Coffee shop yang sangat hits di Bandung ini punya nama yang menggunakan penulisan jadul untuk menciptakan kesan jadul dan nostalgic. Akibatnya, timbul perasaan penuh nostalgia ketika seorang pelanggan mendengar namanya. Nggak hanya nama, desain interior dan atmosfer Kopi Toko Djawa pun dirancang jadul untuk menguatkan perasaan nostalgia tersebut.

3. Jangan Lupa Riset

Nah, tibalah waktunya untuk memilih nama. Tapi, sebelum itu, kamu harus riset terlebih dahulu. Mengapa riset?

Maksudnya, kamu perlu memeriksa ketersediaan nama yang akan kamu pilih di Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual. Ketika nama restoran yang akan kamu pilih sudah terdaftar di Dirjen HAKI, itu artinya nama yang kamu pilih sudah didaftarkan oleh orang lain secara hukum dan kamu nggak boleh pakai nama itu lagi. Kamu perlu mencari nama lain yang belum terdaftar kalau hal ini terjadi. Untuk itu, kamu perlu memiliki beberapa calon nama agar jika sebuah nama sudah terdaftar di HAKI, kamu punya daftar nama cadangan.

Itu tadi adalah beberapa panduan dasar memilih nama restoran. Selanjutnya, kami punya beberapa tips tambahan buat mengembangkan nama restoran pilihan kamu!

1. Sesuaikan dengan Visi dan Misi

Agar nama restoran kamu bisa membantu pemasaran kamu dan mengembangkan brand image yang kamu harapkan, nama tersebut bisa kamu sesuaikan dengan visi dan misi yang ingin dicapai oleh restoran kamu. Dengan memiliki nama yang mampu mencerminkan visi dan misi yang ingin restoran kamu capai, pelanggan akan bisa memahami usaha yang dilakukan restoran kamu dan membangun brand image restoran yang sesuai.

Salah satu contohnya adalah restoran Onokabe. Restoran dengan konsep All You Can Eat ini punya beragam menu makanan, mulai dari menu makanan Barat hingga Oriental. Karena banyaknya variasi makanan yang dimiliki restoran ini, nama Onokabe pun dipilih sebagai nama restoran, yang sejatinya berasal dari bahasa Jawa ono kabeh yang berarti "semua ada", mencerminkan banyaknya variasi makanan di restoran ini.

2. Sematkan Lokasi

Penyematan nama lokasi, kawasan, atau daerah tertentu membantu pelanggan kamu mengingat restoran kamu dan mengetahui lokasinya dengan lebih mudah. Salah satu contohnya adalah Gultik atau Gulai Tikungan Blok M. Tempat makan ini dinamakan Gulai Tikungan karena lokasinya yang berada di sebuah belokan di salah satu jalan di Blok M.

3. Gunakan Humor

Humor membantu penamaan restoran kamu jadi lebih memorable dan membangun brand image yang lebih khas dan unik dari restoran kamu. Namun, penggunaan humor untuk nama restoran jangan sampai terlampau jauh atau kelewatan ya! Salah satu contoh dari penggunaan humor untuk nama restoran bisa kamu lihat di rumah makan Sate Kiloan PSK. Meski terdengar nyeleneh dan agar menjurus ke arah "sana", nyatanya PSK di restoran ini berarti "Penggemar Sate Kiloan", di mana kamu bisa memesan menu sate sesuai dengan berat dagingnya.

Nah, gimana? Apa kamu sudah menemukan ilham untuk nama restoran kamu? Semoga nama yang kamu pilih untuk restoran kamu benar-benar mewakilkan restoran kamu sepenuhnya ya!