Maniak Kopi, Yuk Kenalan Sama 7 Kopi Khas Indonesia Ini!

25 Jun 2022
Berhasil mengcopy link blog
Figure Blog
Indonesia nggak cuma punya biji kopi yang enak, tapi juga berbagai minuman kopi yang khas dan unik!

Ketika lagi bicara soal kopi, aneh rasanya kalau nggak membawa nama Indonesia. Sebagai produsen kopi terbesar keempat di dunia, nggak mengherankan kalau Indonesia punya banyak minuman kopi yang nikmat. Nggak hanya itu, masing-masing minuman kopi juga punya ciri khas dari tampilan dan cara pembuatannya yang unik.

Nggak sabar untuk tahu, ya? Kalau begitu, inilah 7 minuman kopi khas Indonesia!

1. Kopi Tubruk

Nah, inilah kopi khas Indonesia yang paling banyak diketahui secara luas oleh orang Indonesia. Hanya bermodalkan bubuk kopi yang digiling halus dan air panas, kopi tubruk bisa dibuat dengan hitungan menit saja. Tampilannya boleh sederhana, tapi rasanya nikmat membahana!

Cara buatnya pun nggak bikin repot. Cukup tuangkan bubuk kopi sesuai selera kamu, lalu tambahkan air panas. Kalau kamu mau mengatur kekentalan kopinya, kamu tinggal menyesuaikan jumlah air atau bubuk kopi yang dipakai. Agar makin nikmat, coba untuk tutup sejenak gelas kopinya saat kopi sedang direndam air panas. Tunggu beberapa menit, lalu angkat. Aroma kopi yang menggoda akan menyeruak ke udara, menambah nikmat pengalaman nubruk kamu!

2. Kopi Sanger

Ternyata, Aceh bukan hanya punya kopi Gayo yang kualitas dan rasanya terkenal sampai mancanegara. Aceh juga punya minuman kopi yang khas, yakni Kopi Sanger. Kopi ini punya cara pembuatan yang mirip dengan teh tarik, yakni ditarik tinggi-tinggi dengan alat berupa saringan kain. Kopi Sanger sendiri bukanlah kopi hitam, melainkan kopi susu dengan campuran susu kental manis dan sedikit gula yang dikocok hingga berbuih. Meski sepintas mirip cappucino, Kopi Sanger justru menjadi khas karena aroma kopi yang tetap dominan meski sudah dicampur susu kental manis dan gula, menjadikan kopi ini begitu nikmat dan khas.

3. Kopi Talua

Masih di kawasan Sumatera, tepatnya di Minangkabau, terdapat sajian kopi yang disebut sebagai Kopi Talua. Kalau dilihat-lihat, Kopi Talua dan Sanger sama-sama menggunakan susu kental manis. Yang membedakannya: Penggunaan kuning telur dan bubuk kayu manis. Kuning telur akan dikocok bersamaan dengan susu kental manis hingga berbuih, lalu dituangkan dengan kopi yang sudah dimasak dan dicampur dengan bubuk kayu manis. Alhasil, terciptalah sajian minuman kopi khas yang punya rasa manis dan gurih ini.

4. Kopi Joss

Kalau kamu sedang di Yogyakarta dan sedang menikmati santapan malam di sebuah angkringan, Kopi Joss adalah menu yang wajib kamu pesan. Minuman ini pertama kali muncul di sebuah angkringan legendaris yang juga merupakan angkringan pertama di daerah Jogja bernama Angkringan Lik Man.

Ada dua hal yang bikin kopi ini begitu khas: Penggunaan arang panas di dalam kopi hitam dan proses merebus airnya. Arang panas yang diletakkan di dalam kopi hitam yang panas menjadikan minuman kopi ini punya rasa yang khas dan aroma yang sedap. Selain itu, arang panas yang dicelupkan ke kopi mengandung karbon yang dapat mengikat racun dalam tubuh. Kehadiran arang di dalam Kopi Joss juga banyak dianggap mampu mengobati penyakit asam lambung, sakit perut, hingga kembung. 

Sementara itu, proses merebus airnya pun terbilang unik. Air direbus di dalam sebuah teko besar. Perebusannya menggunakan arang yang telah dipanaskan. Penggunaan arang dalam memasak dipercaya mampu menciptakan kekhasan dan perbedaan dalam suatu makanan atau minuman. Namun, hal ini benar adanya, sebab Kopi Joss telah menjadi minuman khas Yogyakarta yang kini bisa ditemui di berbagai penjuru Kota Pelajar tersebut.

5. Kopi Ijo

Kopi hitam atau kopi susu berwarna cokelat muda sudah biasa. Tapi, apa jadinya jika kopi warnanya hijau? Inilah yang berbeda dari Kopi Ijo asal Tulungagung. Minuman ini punya warna kehijauan sebab kopinya ditumbuk bersamaan dengan kacang hijau hingga halus. Di samping warnanya khas, kopi ini punya harga yang sangat terjangkau dan memiliki khasiat yang variatif. Secara ilmiah, Kopi Ijo terbukti mampu menurunkan berat badan dan mengurangi tekanan darah tinggi. Tingkat kafein di kopi ini juga tidak sebesar kopi hitam pada umumnya.

6. Kopi Durian

Kamu penggemar berat kopi dan durian? Kopi ini adalah pilihan yang sempurna. Kopi ini banyak ditemukan di beberapa daerah di Sumatera. Di kawasan pedalaman Medan dan Bengkulu, Kopi Durian dinikmati dengan cara memasukkan sebiji buah durian ke dalam kopi hitam untuk digunakan sebagai alternatif atau pengganti gula. Di kawasan Lampung, minuman ini dinikmati dengan mencocol sebiji buah durian ke dalam kopi hitam. Sebagian besar percaya, kopi ini bisa meningkatkan kejantanan. Namun, kalau mau mencobanya, jangan lupakan kesehatan kamu ya, sebab Kopi Durian bisa dikatakan cukup ekstrem!

7. Kopi Rarobang

Nggak hanya Sumatera dan Jawa yang punya khas, tetapi juga daerah Indonesia Timur, tepatnya di Ambon, punya kopi yang khas dan tidak kalah nikmatnya. Kopi khas Ambon tersebut dinamakan Kopi Rarobang. Kopi ini dikenal karena penggunaan rempah-rempahnya yang beragam, mulai dari kayu manis, jahe dan cengkeh dengan ditaburi biji kenari di atasnya dan dicampur madu. Hasilnya, setelah menikmati kopi ini, badan akan terasa segar dan lebih bugar! Sayangnya, untuk menikmati Kopi Rarobang, kamu harus langsung datang ke Ambon karena minuman khas Ambon ini masih sulit ditemui di luar wilayah Ambon.

Buat kamu pecinta kopi sejati, sudah pernah coba yang mana? Apa masih ada kopi yang baru kamu pertama kali dengar? Beberapa kopi di atas bisa jadi referensi kamu untuk memperkaya wawasan kamu soal minuman kopi khas Indonesia dan ikut melestarikannya. Siapa tahu juga, kamu jadi bisa membuatnya sendiri untuk dinikmati di rumah atau memperkenalkannya ke teman dan keluarga kamu.