Legendarisnya Bakmi Jawa Pak Rebo yang Sudah Eksis Sejak Sebelum Indonesia Merdeka!

23 Sep 2022
Berhasil mengcopy link blog
Figure Blog
Di Jogja, ada sebuah warung bakmi jawa yang mampu bertahan menembus waktu sejak lama. Cita rasanya pun tetap khas dan banyak digandrungi oleh masyarakat Jogja!

Kesahajaan dan kesyahduan Yogyakarta memang selalu terasa dan nggak pernah mati.

Bukan hanya terasa di kehidupan masyarakat, budaya, hingga tempat wisatanya, melainkan juga dari berbagai kuliner yang ada di sana.

Salah satunya adalah Bakmi Jawa Pak Rebo, sebuah warung yang sudah punya reputasi legendaris dalam menyajikan bakmi jawa di Yogyakarta.

Hadir Sejak 1940-an

Semakin bertambah usia sebuah wine, maka semakin nikmat dan mantap pula cita rasanya.

Istilah di atas nyatanya nggak hanya berlaku untuk wine, melainkan juga untuk warung bakmi jawa milik Pak Rebo.

Pasalnya, warung bakmi jawa milik Pak Rebo, sudah ada sejak Indonesia belum merdeka, tepatnya sejak tahun 1940-an. Kini, warung tersebut dikelola oleh generasi ketiga dari keluarga Pak Rebo.

Di warung bakmi jawa milik Pak Rebo, terdapat 2 jenis menu bakmi atau bihun yang bisa kamu pesan, yakni bakmi atau bihun biasa dan bakmi atau bihun spesial (Dengan pilihan topping atau pelengkap seperti sayap, ati, ampela, hingga paha ayam). Kamu pun bisa memilih cara penyajiannya, mulai dari digoreng, direbus, dibuat nyemek (Sedikit basah), hingga digoreng basah.

Untuk minumannya sendiri, kamu bisa memesan berbagai menu minuman khas Jawa seperti wedang uwuh, sereh jahe, teh jahe, hingga minuman secang dan tape.

Bakmi Jawa Nyemek

Cita Rasa Autentik yang Menggoda

Apa yang membuat bakmi jawa di sini terasa begitu khas dan spesial adalah cara pengolahan dan cita rasanya.

Setiap menu bakmi jawa di sini diolah dengan cara tradisional yang benar-benar sederhana, yakni dengan menggunakan arang panas yang diletakkan di dalam tungku tanah liat. Proses pengolahannya pun dilakukan satu per satu untuk memastikan cita rasanya tetap nikmat dan konsisten. Oleh karenanya, kalau ke sini, ada baiknya untuk datang ketika warung baru buka, yaitu sekitar jam 16.00 WIB.

Sebagai hasil dari proses pengolahannya yang tradisional dan telaten, cita rasa bakmi jawa di sini terasa sangat autentik dan khas.

Ketika bakmi jawa nyemek tersaji di depan meja dan kami seruput kuahnya pertama kali, kami nggak lagi heran kenapa warung bakmi ini mampu bertahan melawan zaman. Tekstur kuahnya terasa kental namun nggak terlalu pekat di mulut. Nuansa khas bawang putih cukup terasa namun sama sekali nggak mengganggu, diiringi nuansa gurih yang khas. Porsinya juga terasa pas dan nggak berlebihan.

Nggak hanya soal rasa, berbagai bahan pelengkap lainnya pun mampu menjadikan bakmi jawa nyemek ini terasa sempurna. Ada telur bebek, sayur sawi, suwiran daging ayam kampung, dan bawang goreng yang cukup melimpah. Ada pula potongan acar yang menambah segar sajian bakmi nyemek yang dipesan.

Untuk minumannya, kamu wajib coba teh jahe panas. Rasa manisnya begitu pas dengan jahe yang terasa nendang namun nggak berlebihan. Sangat cocok untuk menemani kamu makan seporsi bakmi jawa di tengah Yogya yang semakin sejuk menjelang malam hari.

Jika kamu ingin mencicipi seporsi bakmi jawa legendaris di sini, mampirlah ke jalan Brigjen Katamso dan kamu akan menemukan sebuah ruko kecil berwarna hijau dengan spanduk bertulisakn "Bakmi Jawa Pak Rebo".

Untuk menu bakmi atau bihun biasa, kamu cukup merogoh kocek sebesar Rp22.000 . Sementara itu, untuk menu bakmi atau bihun spesial, kamu hanya perlu membayar sebesar Rp29.000. Untuk minumannya sendiri, rentang harganya bervariasi mulai dari Rp4.000 - Rp8.000