Kuliner Ayam Geprek Jadi Perdebatan, Saatnya Kenalan Dengan Pelopornya!

4 Jul 2022
Berhasil mengcopy link blog
Figure Blog
Kalau kamu mau coba ayam geprek yang asli, mampirlah ke warung ini!

Tromates, kamu yang banyak main Instagram dan Twitter tentunya tahu kalau kuliner ayam geprek kini sedang jadi buah bibir alias bahan pembicaraan yang bikin heboh. Pasalnya, banyak netizen memperdebatkan tentang cara pembuatan dan penyajian ayam geprek yang sering mereka makan dengan sebuah warung ayam geprek yang ada di Jogja. Sebagian netizen menyebutkan bahwa ayam geprek yang asli penyajiannya ada di warung tersebut dan warung ini dianggap sebagai pelopor kuliner ayam geprek.

Nama warung tersebut adalah Ayam Geprek Bu Rum, dan konon di warung inilah, lahir seporsi ayam geprek yang kini jadi makanan yang begitu populer di masyarakat.

Berawal Dari Permintaan Pelanggan

Warung makan milik Ruminah, atau yang akrab disapa Bu Rum, telah ada sejak tahun 2003. Warung makan ini sebelumnya memiliki berbagai menu seperti soto, berbagai macam sayur, nasi lotek, dan ayam goreng tepung. 

Namun, suatu hari, seorang mahasiswa yang datang ke warung makannya memintanya untuk membuat ayam goreng tepung dan sambal bawang yang kemudian dipukul bersamaan. Dari permintaan itu, lahirlah ayam geprek yang kini begitu digemari oleh banyak orang.

Namun, sebelum punya nama ayam geprek, ada banyak sebutan untuk kuliner ini. Ada yang menyebutnya ayam bejek hingga ayam gejrot. Namun, karena nama tersebut dirasa kurang bagus dan kurang enak didengar, Bu Rum akhirnya mencari sendiri nama untuk disematkan ke kuliner ini dan ditemukanlah satu nama : Ayam geprek.

Dari proses pembuatannya yang dihancurkan bersamaan dengan sambal, nggak mengherankan bila beberapa orang menyebut kalau ayam geprek yang beredar kebanyakan sekarang hanyalah ayam yang dipenyet dan dioleskan dengan sambal. Hal ini sangat berbeda bila dibandingkan dengan kreasi Bu Rum di mana ayamnya benar-benar dihancurkan dan berbaur dengan sambal bawangnya.

Sumber gambar: Kumparan.com

Rasa yang Beda dan Bervariasi

Bu Rum sendiri membuat ayam gepreknya dengan menggunakan resep yang sederhana. Bu Rum hanya menggunakan bumbu yang sederhana, seperti terasi, tomat, cabai, dan bawang. Namun, banyak pelanggan merasa bahwa rasa ayam geprek racikan Bu Rum begitu khas dan berbeda dari tempat-tempat yang menyajikan ayam gepreknya. Nggak hanya itu, sambalnya pun punya kepedasan yang nggak main-main. Namun, kalau kamu memang pecinta pedas, kamu bisa menambah tingkat kepedasan ayam geprek kamu dengan menambah jumlah cabai.

Di sini, kamu juga bisa menemukan ayam geprek dengan rasa yang bervariasi. Ada ayam geprek balado, keju, cabai ijo, hingga ayam geprek rendang. Kenikmatan pun semakin bertambah karena Bu Rum biasanya menyajikan ayam geprek dengan sayuran, seperti sayur lodeh dan sop.

Selain itu, hal lain yang menjadi kekhasan dari Ayam Geprek Bu Rum adalah tentu saja, cara pembuatannya. Di sini, ayam goreng yang telah dimasak, dihancurkan hingga benar-benar hancur bersamaan dengan sambal bawangnya. Hal ini menyebabkan campuran rasa yang begitu sedap dan sambal yang benar-benar menempel pada ayamnya.

Tertarik mencoba ayam geprek racikan Bu Rum? Datang saja ke warungnya yang terletak di Jalan Wulung, Papringan, Caturtunggal, Depok, Kabupaten Sleman, Yogyakarta dan rasakan nikmatnya ayam geprek racikan pelopornya!