Jangan Sampai Rugi Bandar Karena 5 Kesalahan Fatal Akuntansi & Keuangan Ini di Restoran Kamu!

21 Sep 2022
Berhasil mengcopy link blog
Figure Blog
Buat kamu para pemilik bisnis restoran, pastikan kamu jangan sampai melakukan 5 kesalahan fatal ini yang bisa bikin restoran kamu rugi besar ya!

Kerugian memang jadi bagian yang pasti dalam menjalankan bisnis restoran. Terkadang, kamu melakukan kesalahan yang dapat mengakibatkan kerugian untuk restoran kamu. Namun, ada beberapa kesalahan yang perlu kamu hindari sebisa mungkin agar kamu bisa menjauhkan restoran kamu dari kondisi rugi besar alias rugi bandar. Apa saja?

1. Pencatatan Secara Bulanan

Dibandingkan hanya melakukan pencatatan secara bulanan, ada baiknya bila pencatatan keuangan atau proses akuntansi dilakukan dalam periode mingguan. Mengapa begitu?

Bila pencatatan dilakukan secara bulanan, maka begitu besar kemungkinan kamu atau staf akuntansi kamu untuk mengalami kesalahan dan ketidaktelitian. Hal ini pun berujung pada data keuangan atau pencatatan yang nggak akurat. Ketika ini terjadi, kamu pun akan kesulitan dalam mengetahui dan memahami kondisi keuangan restoran yang sesungguhnya. Akibatnya, proses pengambilan keputusan akan menjadi lebih membingungkan dan memusingkan dan dapat berujung pada keputusan yang kurang tepat dan bisa memengaruhi perusahaan ke depannya.

2. Fokus Hanya Pada Arus Kas

Arus kas memang bermanfaat untuk setiap bisnis termasuk restoran. Arus kas membantu kamu dan para pemakai laporan keuangan restoran kamu untuk mengetahui kemampuan perusahaan dalam memperoleh penerimaan dan melakukan pembiayaan atau bertransaksi di masa depan.

Namun, terlalu fokus pada arus kas hanya akan menimbulkan ilusi tentang keuangan restoran kamu. Kamu jadi merasa bahwa segala sesuatunya sudah diterima dan dibayarkan secara kas. Kamu jadi nggak banyak memperhatikan keperluan atau beban lainnya selain yang sifatnya tunai. Padahal, pengeluaran ataupun pembiayaan yang sifatnya non tunai juga perlu jadi perhatian kamu. Dengan mengetahui semuanya secara detil, kamu bisa memperoleh pemahaman tentang keuangan restoran kamu dengan lebih utuh.

Akuntansi dan Keuangan Bisnis

Sumber: Freepik.com

3. Persediaan Bahan Baku Berlebih saat Penjualan Rendah

Bayangkan jika persediaan bahan baku yang kamu punya terlalu banyak, sementara penjualannya nggak sebanding dengan persediaan bahan baku tersebut. Apa artinya?

Kondisi tersebut menunjukkan beberapa hal: Pertama, kamu membeli terlalu banyak bahan baku saat itu. Kedua, kecepatan arus kas kamu tergolong rendah. Ketiga, adanya potensi borosnya pengeluaran dan food waste.

Untuk mengantisipasi dan memperbaiki ketiga kondisi di atas, kamu perlu mengetahui tingkat dan fluktuasi penjualan di restoran kamu setiap bulannya. Dengan memahami tingkat penjualan setiap bulannya, kamu bisa dengan mudah melakukan prediksi terkait jumlah bahan baku yang dibutuhkan untuk mengakomodasi kebutuhan restoran.

4. Ketiadaan Sistem yang Memadai

Nggak menggunakan sistem yang layak dan memadai untuk pencatatan keuangan restoran kamu hanya akan berakibat pada catatan keuangan yang berantakan dan menghasilkan kebingungan dalam memahami keuangan restoran kamu.

Salah satu cara yang paling simpel dalam melakukan pencatatan keuangan restoran yang layak dan memadai adalah dengan memiliki sistem yang mampu menunjang dan sesuai dengan kebutuhan restoran kamu. Yang terpenting, sistem tersebut mampu mengolah dan menyajikan laporan penjualan dan produk untuk restoran kamu agar kamu mampu mengetahui dengan pasti setiap penjualan dan produk mana yang paling laris. Dengan segudang fitur yang inovatif dan lengkap, kamu tinggal memilih satu dari banyak sistem yang tersedia yang sesuai dengan restoran kamu.

5. Nggak Melacak COGS

Dalam menjalankan bisnis restoran, ketiadaan pelacakan cost of goods sold adalah sebuah blunder. Dampaknya nggak bisa dianggap kecil dan enteng untuk restoran. Adalah sesuatu yang membingungkan apabila dalam berbisnis restoran, kamu sama sekali nggak menghitung dan mengetahui fluktuasi harga bahan baku yang kamu gunakan.

Akibatnya, kamu jadi nggak tahu berapa besar pengeluaran untuk tiap bahan baku dan nggak bisa mengambil keputusan terkait pembelian bahan baku yang sesuai dengan bujet yang tersedia. Kamu pun jadi sulit mengetahui mana bahan baku yang hampir habis dan nggak perlu dibeli kembali.

Sebagai pebisnis restoran, kamu perlu berhati-hati dan mengambil langkah yang bijak untuk hal-hal yang berkaitan dengan keuangan dan akuntansi. Dengan mengetahui 5 kesalahan fatal di atas, diharapkan kamu nggak akan melakukannya sebisa mungkin sehingga nggak berdampak fatal buat keuangan dan akuntansi restoran kamu!