Daun Pisang untuk Bungkus Makanan, Bagaimana Sejarah dan Manfaatnya?

24 Jun 2022
Berhasil mengcopy link blog
Figure Blog
Inilah awal kisah dari daun pisang dan beragam manfaatnya!

Kalau kamu pergi membeli nasi uduk atau makanan di warung nasi atau warteg, kamu pasti akan selalu mendapati makanan yang kamu beli dibungkus di dalam daun pisang. Hal ini terkadang jadi pertanyaan di kepala banyak orang dan tentunya kamu: Kenapa ya daun pisang banyak dijadikan media untuk packaging atau membungkus makanan? Apa sih manfaatnya suatu makanan dibungkus oleh daun pisang?

Untuk itu, kali ini kita akan mencari tahu sedikit tentang:

- Awal mula penggunaan daun pisang untuk membungkus makanan

- Beragam manfaat daun pisang

Awal mula penggunaan daun pisang untuk membungkus makanan

Zaman dahulu, kemajuan teknologi jelas belum semaju sekarang. Plastik pun belum tersedia. Akibatnya, masyarakat Indonesia lebih banyak memanfaatkan dan menggunakan bahan-bahan alami dari alam untuk kegiatan sehari-harinya. Salah satu bahan alami yang digunakan tersebut adalah daun pisang yang selalu digunakan untuk membungkus makanan.

Daun pisang dipilih sebagai bahan pembungkus makanan dikarenakan ketersediaannya yang melimpah. Masyarakat mudah menemukan dan memperoleh bahan alami ini. Di samping itu, ukurannya yang lebar dan besar memudahkan orang-orang untuk membungkus makanan yang memiliki bentuk yang bervariasi. Alhasil, karena sifatnya yang praktis dan memudahkan, daun pisang pun banyak dipakai untuk membungkus makanan.

Karena telah lama digunakan sebagai packaging atau pembungkus makanan, daun pisang pun memiliki teknik melipat atau jenis lipatan yang begitu beragam. Ada lipatan daun pisang yang dikhususkan untuk lemper, dikhususkan untuk pincuk atau kuliner pecel sayur, hingga lipatan daun pisang yang dikhususkan untuk nasi uduk dan nasi kucing. Setiap lipatan punya pola dan tujuan yang berbeda-beda, bergantung pada jenis makanan yang akan dibungkus olehnya.

Beragam manfaat daun pisang

Nggak hanya karena kemudahan dan kepraktisannnya, daun pisang punya beragam manfaat ke makanan yang dibungkus olehnya, antara lain:

1. Aromatik

Daun pisang mampu menghasilkan aroma yang sedap. Hal ini ditimbulkan apabila makanan yang dibungkus oleh daun pisang dikukus, dipanggang, dan direbus. Oleh karenanya, daun pisang adalah media packaging makanan yang tepat untuk menambah daya tarik suatu makanan melalui aroma yang ditimbulkannya.

2. Lebih menyehatkan

Daun pisang mengandung zat yang disebut polifenol. Zat ini umumnya kamu temukan di dalam teh hijau atau green tea. Zat polifenol punya manfaat yang super, yakni menangkal radikal bebas. Maka dari itu, daun pisang layak disebut sebagai packaging makanan yang lebih menyehatkan.

3. Lebih eco-friendly

Bila dibandingkan dengan plastik, daun pisang punya kualitas eco-friendly yang menyebabkan bahan alam yang satu ini tergolong ramah lingkungan. Ini disebabkan karena daun pisang lebih mudah dan lebih cepat diurai oleh alam.

4. Lebih aman

Daun pisang, selain memberikan manfaat yang positif untuk lingkungan dan kesehatan tubuh, juga bisa membuat makanan yang kamu beli jadi lebih aman. Ukuran daun pisang yang lebar dan cukup besar mampu menahan saus dan sambal di makanan yang kamu beli. Kamu jadi nggak perlu khawatir soal saus atau sambal yang merembes atau tumpah. Nggak mengherankan bila daun pisang jadi media pembungkus makanan pilihan penjual gado-gado, nasi uduk, hingga ketoprak untuk packaging atau membungkus makanan.

Nah, food lovers sudah mulai tahu, kan, tentang daun pisang? Kelihatannya memang sederhana, namun nyatanya daun pisang merupakan bungkus makanan yang kaya manfaat dan punya pengaruh dan peran penting dalam dunia kuliner Indonesia.