Bisnis Kuliner Viral Cepat Hilang, Apa yang Bisa Dipelajari?

20 Sep 2022
Berhasil mengcopy link blog
Figure Blog
Menjadi viral adalah cara tercepat untuk bikin bisnis kamu cepat hilang. Kenapa alasannya?

Konektivitas dan keterbukaan informasi adalah kombinasi yang mampu membuat setiap hal di seluruh sudut dunia diketahui banyak orang hanya dalam hitungan detik. Dengan kemudahan ini, begitu banyak hal mudah menjadi buah bibir alias menjadi viral. Hampir setiap hari kita selalu melihat sesuatu atau seseorang jadi pembicaraan banyak orang dalam sekejap.

Hal ini pun seringkali terjadi dalam kuliner. Tentunya kamu pernah dengar soal beberapa bisnis kuliner yang dulu pernah jadi viral dan banyak digandrungi masyarakat, sebut saja es kepal milo, cappucino cincau, hingga rainbow cake. Namun, setelah begitu cepat meroket, berbagai kuliner tersebut mendadak hilang seperti ditelan bumi.

Dari sini, ada begitu banyak pelajaran yang bisa kita petik tentang menjadi viral ketika akan membangun bisnis kuliner. Apa saja?

Es Kepal Milo

Sumber: Liputan6.com

1. Viral Hanya Sementara

Sesuatu yang viral hanya bersifat sementara. Ia nggak benar-benar abadi. Ia datang dan pergi dengan cepat.

Ketika momen viral itu tiba, bisnis restoran atau kuliner kamu bisa melesat dengan cepat dan hilang dalam sekejap mata. Menjadi viral hanya mendatangkan kenikmatan dan keuntungan sesaat yang sifatnya begitu singkat. Saat semuanya hilang, bisnis kamu bisa dengan mudahnya dilupakan dan terasa seperti nggak pernah ada.

2. Viral bukanlah Jalan Kesuksesan

Ada banyak jalan menuju kesuksesan. Sayangnya, menjadi viral bukanlah salah satunya.

Menjadi viral untuk sebuah bisnis kuliner atau restoran memang punya beberapa keuntungan. Menjadi viral memudahkan kamu untuk memperoleh traffic dan keuntungan dalam waktu singkat. Bisnis kamu bisa meroket dalam hitungan hari atau minggu dan banyak digrandrungi orang.

Namun, karena sifatnya sementara, semua yang kamu raih pun sifatnya sementara. Orang-orang dengan mudah akan melupakan kamu, bisnis kamu akan mulai kehilangan pelanggan.

Alih-alih fokus untuk menjadi viral dan proses meraihnya, fokuslah untuk membangun kesuksesan atau keberhasilan yang sifatnya sustainable. Bangunlah semuanya secara perlahan, pastikan bahwa kamu perlahan bisa membangun bisnis yang solid dan kuat. Proses yang pelan dan bertahap akan membantu kamu untuk membangun fondasi dan fundamental bisnis yang solid dan mampu bertahan lama bila dibandingkan proses yang cepat dengan hasil yang cepat diraih namun hilang begitu saja.

Ingat apa yang peribahasa klasik Jawa katakan: Alon-alon asal kelakon.

3. Nggak Ada Jaminan untuk Viral

Bagaimanapun dan seberapa banyak usaha, strategi, dan taktik yang kamu tuangkan untuk menyulap bisnis restoran atau kuliner kamu menjadi bisnis yang viral, semuanya hampir pasti akan sia-sia. Pasalnya, menjadi viral nggak pernah ada jaminannya untuk berhasil. Kalau kamu menuangkan begitu banyak usaha dan cara untuk menjadi viral, percayalah, kamu justru malah akan menghasilkan konten atau bisnis yang terkesan maksa dan malah jadi sasaran kritik oleh banyak orang.

Menjadi viral adalah sesuatu yang begitu sulit. Kamu butuhkan usaha yang tepat, keunikan konsep, timing, hingga keberuntungan. Ketika semuanya berpadu, maka menjadi viral bukan lagi masalah.

Sayangnya, kombinasi 4 faktor tersebut nggak akan pernah mudah dicapai.

Daripada menjadi viral, fokuslah pada bagaimana kamu bisa membangun bisnis yang benar-benar solid dari berbagai aspek serta memiliki ciri khas yang membuatnya stand out dibandingkan bisnis kuliner lainnya. Dengan membangun bisnis yang solid secara berproses dan bertahap, kamu akan punya bisnis kuliner yang bisa meraih keberhasilan dan bertahan dalam waktu yang lama serta mampu melawan arus zaman. Dengan kata lain, fokus pada sustainability dan long term success sebagai dua prioritas utama.