Berkonsep Eco-Friendly, 4 Restoran Indonesia Ini Berikan Dampak Positif untuk Lingkungan!

25 Jun 2022
Berhasil mengcopy link blog
Figure Blog
Tempat makan yang punya sajian enak sekaligus ramah lingkungan? 4 restoran ini bisa membuktikannya!

Pemanasan global, sampah makanan, dan kualitas makanan yang kurang sehat seringkali jadi berbagai isu yang terkait dengan lingkungan dan kerusakannya. Berbagai usaha pun dilakukan oleh beragam anggota masyarakat dari berbagai lapisan demi meminimalisir dampak buruk terhadap lingkungan hingga memperbaiki lingkungan alam. Salah satunya yaitu para pebisnis restoran dan kuliner.

Berikut ini adalah beberapa restoran dan tempat makan di Indonesia yang nggak cuma punya makanan enak, tapi juga visi dan usaha lebih dalam memberikan yang terbaik untuk lingkungan alam!

1. Ijen

Ijen yang satu ini bukan merujuk pada gunung yang ada di Jawa Timur ya, food lovers. Ijen merupakan restoran zero waste pertama di Indonesia. Setiap menu makanan di restoran ini diambil dari kebun sayur dan buah yang terletak nggak jauh dari restoran dan untuk menu seafood, setiap hewan laut diperoleh secara hand-reel untuk memastikan restoran ini memperoleh hewan laut yang dibutuhkan saja. Selain itu, setiap makanan diolah dengan menggunakan api terbuka yang berasal dari kayu bakar.

Nggak cuma soal makanannya, Ijen juga betul-betul mengedepankan zero waste melalui interior dan bangunannya. Ijen menggunakan pecahan piring bekas untuk keramik lantai restoran, kayu Mersawa yang diambil secara etis dan bekas busa sepeda motor yang disulap menjadi berbagai furnitur di restoran, hingga potongan pakaian sisa yang diubah menjadi serbet meja.

Bagaimana jika makanan yang dinikmati oleh pelanggan masih tersisa dan nggak dihabiskan? Bagi Ijen, sisa makanan yang nggak dihabiskan oleh pelanggan dapat digunakan sebagai pakan untuk ternak di peternakan lokal dan didaur ulang. Sampah seperti sisa kerang diolah menjadi pupuk dan sampah kering didaur ulang dengan bekerja sama dengan komunitas lokal, yaitu EcoBali.

2. Warung Bumi Langit

Kalau mampir ke Jogja, sempatkan mampir ke tempat makan yang satu ini: Warung Bumi Langit! Tempat makan yang punya nuansa alam dan tradisional ini dibangun oleh Iskandar Waworuntu bersama istrinya.

Warung Bumi Langit dibangun secara organik dengan disokong oleh pertanian dan peternakan berkonsep permaculture, di mana pertanian tersebut dirancang sedemikian rupa agar bisa memberikan hasil yang positif nggak hanya untuk manusia, tapi juga untuk lingkungan. Pertanian dan peternakan ini pun dilengkapi dengan sistem biogas, water filtering, dan panel surya. Alhasil, Warung Bumi langit pun sangat ramah lingkungan dan bahkan nggak menggunakan PLN sebagai sumber listriknya.

Di Warung Bumi Langit, kamu bisa menemukan berbagai sajian yang tentunya ramah lingkungan dan dibuat dari setiap bahan yang tersedia di pertaniannya sendiri. Ada sajian mie lethek yang dibuat dari tepung tapioka dan gaplek yang digiling secara tradisional, minuman kefir yang bisa ditambah madu dan selai buah alami, dan sajian nasi pecah kulit yang memiliki kandungan nutrisi lebih tinggi bila dibandingkan nasi putih biasa. Nggak hanya ramah lingkungan, tempat makan ini juga punya sajian yang nikmat nan sehat. Nggak heran Warung Bumi Langit pernah diliput oleh televisi nasional hingga bahkan didatangi oleh mantan Presiden Amerika Serikat, Barack Obama!

3. Warung Titi

Bergeser sedikit ke kawasan Ubud yang chill dan menenangkan, ada Warung Titi yang punya visi dalam meminimalisir dampak lingkungan yang buruk. Tempat makan ini sama sekali nggak menggunakan sedotan plastik dan menyajikan berbagai makanan yang bebas MSG. Menariknya, mereka juga punya produk madu yang mereka produksi sendiri di tempat mereka.

Nggak hanya bisa menikmati sajian sehat dan lezat, kamu pun bisa berkeliling di kebun khusus yang ada di dalam restoran sembari ditemani sang pemilik yang nggak segan-segan untuk mengajak kamu jalan-jalan di sekitar restoran dan kebunnya.

4. Stuja Coffee

Nggak cuma di Jawa dan Bali, Jakarta juga punya tempat makan dalam bentuk coffee shop yang eco-friendly, yaitu Stuja Coffee! Didirikan oleh pasangan artis Ayudia Bing Slamet dan Ditto Percussion, Stuja Coffee mengedepankan penggunaan gelas plastik dan botol organik yang dibuat dari jagung dan singkong. Plastik untuk takeaway pun menggunakan bahan dasar pupuk kompos. Stuja Coffee juga membantu dan mengedukasi pelanggan mereka tentang pemilahan berbagai sampah.

Nggak cuma punya makanan yang nikmat dan menggoda, berbagai tempat di atas juga punya visi dan usaha dalam memberikan dampak positif buat lingkungan. Semoga berbagai restoran di atas bisa jadi inspirasi buat kamu para pebisnis yang terjun di dunia kuliner dan restoran untuk ikut terlibat dalam memberikan dampak yang positif untuk lingkungan dan timbal balik untuk alam!