Beberapa Trik Restoran All You Can Eat Meraih Cuan Walau Pelanggan Bisa Makan Sepuasnya!

20 Sep 2022
Berhasil mengcopy link blog
Figure Blog
Pelanggan bisa makan sepuasnya cuma bayar satu harga. Lantas, bagaimana caranya restoran all you can eat dapat untung?

Kalau kamu mau makan sepuasnya dengan harga yang nggak berubah alias dengan fixed price, restoran buffet atau all you can eat adalah destinasi paling juara. Ajak keluarga atau teman-teman, kemudian makan beragam macam daging dan sayuran yang dicampur beragam jenis saus sepuasnya. Nggak mengherankan, restoran all you can eat selalu ramai untuk mereka yang ingin berkumpul dengan keluarga dan teman-teman tanpa dan bisa makan sebebas mungkin.

Namun, ketika melihat ramainya restoran all you can eat, mungkin kamu akan bertanya-tanya: Bagaimana bisa restoran dengan jumlah makanan yang melimpah bisa dapat untung hanya dengan memberikan harga fixed untuk tiap paket menunya?

Kali ini, saatnya kita bongkar trik restoran all you can eat untuk mendapat cuan!

Trik Restoran All You Can Eat

Sumber: Unsplash.com

Side Dish yang Melimpah

Kalau diamati lebih jelas dan dekat, kamu akan menemukan satu hal menarik: Jumlah side dish yang lebih banyak dibandingkan pilihan jenis daging. Side dish ini dapat berupa sayur-sayuran hingga snacks. Semuanya punya harga yang terjangkau karena dibeli secara grosiran dan kemudian diletakkan dan ditata sedemikian rupa di bagian depan restoran. agar pelanggan lebih menaruh perhatian di sana.

Usut punya usut, dengan meletakkan side dish yang banyak di station-station tertentu, pelanggan akan cenderung untuk fokus memilih lebih banyak side dish bila dibandingkan dengan daging. Alhasil, konsumsi pelanggan akan lebih tinggi untuk side dish bila dibandingkan dengan konsumsi daging.

Gelas Besar, Piring & Mangkuk Kecil

Sebagian besar dari kamu mungkin akan sadar soal hal ini, dan sebagian lagi nggak. Ketika diperhatikan lebih dekat, kamu akan menyadari kalau setiap gelas yang ada di restoran all you can eat punya ukuran yang besar dan setiap piring atau mangkuknya punya ukuran yang relatif lebih kecil bila dibandingkan dengan piring makan biasa.

Penerapan kebijakan ini punya tujuan khusus. Untuk penyediaan piring dan mangkuk yang kecil, hal ini ditujukan untuk membatasi banyaknya bahan makanan yang dibawa pelanggan dari setiap station. Hal ini pun akan membatasi konsumsi pelanggan. Sementara itu, untuk penyediaan gelas besar, hal ini ditujukan agar pelanggan lebih cenderung menikmati setiap minuman seperti soft drinks atau jus yang disajikan restoran. Alhasil, dengan banyak minum, pelanggan akan jadi lebih cepat kenyang.

Menariknya, hal ini juga memudahkan restoran untuk menekan pengeluaran untuk minuman, karena pengeluaran soft drinks dan jus tergolong kecil.

Minimnya Jumlah Pegawai

Bila dibandingkan dengan restoran konvensional, jumlah pegawai di restoran all you can eat tergolong lebih sedikit. Selain dikarenakan sistemnya yang memang mendorong pelanggan untuk mengambil dan mengolah setiap makanan secara mandiri alias self service, restoran all you can eat pun membatasi jumlah pegawai demi menekan pengeluaran restoran.

Di restoran all you can eat, pegawai yang dibutuhkan hanya bertugas untuk memandu pelanggan yang masih awam soal konsep all you can eat, mengantarkan pesanan daging yang diminta pelanggan, mengurus kasir, hingga membersihkan alat makan yang kotor. Restoran all you can eat nggak membutuhkan pegawai dalam jumlah banyak untuk melakukan berbagai pekerjaan di atas karena sifatnya yang multitasking. Di samping itu, restoran pun nggak perlu pegawai yang bertugas jadi chef. Alhasil, biaya gaji untuk pegawai pun bisa ditekan serendah mungkin!