Ada di Ketinggian 3.150 Meter, Inilah Warung Makan Tertinggi di Indonesia!

16 Jun 2022
Berhasil mengcopy link blog
Figure Blog
Warung makan ini selalu jadi primadona oleh para pendaki gunung yang mampir ke Gunung Lawu!

Kuliner yang enak dan nikmat nggak hanya bisa kamu di daerah perkotaan atau pedesaan. Kamu pun bisa menemukan kuliner yang nikmat di daerah pegunungan, terlebih lagi jika kamu menikmati kuliner dengan suhu yang hangat. Suasana yang dingin memang nggak pernah salah untuk menikmati makanan yang hangat.

Tapi, apa jadinya jika kamu kuliner bukan di daerah pegunungan, tapi lebih tepatnya di puncak gunung itu sendiri? Di Indonesia, tepatnya di daerah Karanganyar, berdiri megah sebuah gunung bernama Gunung Lawu yang sangat populer untuk destinasi pendakian. Di dekat puncaknya, ada sebuah tempat makan yang sangat legendaris dan sudah dikenal namanya oleh banyak pendaki gunung. Kalau kamu salah satu pendaki gunung yang pernah atau beberapa kali ke Gunung Lawu tentu tahu tempat makan yang dimaksud. Namun, buat food lovers yang belum tahu kalau Indonesia punya warung tertinggi, saatnya berkenalan dengan Warung Mbok Yem!

Sudah di Gunung Lawu Sejak 1980-an

Warung yang dimiliki oleh Wakiyem atau akrab disapa Mbok Yem oleh para pendaki ini sudah punya reputasi legendaris di kalangan para pendaki gunung. Saking legendarisnya, sosok dan warungnya pun begitu tersohor hingga ke telinga para pendaki yang belum pernah ke Gunung Lawu.

Warung Mbok Yem telah buka sejak tahun 1980-an. Lokasi persisnya nggak jauh dari puncak Gunung Lawu yang tingginya 3.265 meter di atas permukaan laut, tepatnya 115 meter di bawahnya. Kalau kamu mampir ke sini, kamu akan mendapati sebuah warung sederhana yang dibangun dengan kayu dan genteng yang dilengkapi dengan panel surya. Alhasil, listrik pun tersedia dan bahkan Mbok Yem pun punya televisi, kulkas, dan rice cooker untuk mendukung kegiatannya sehari-hari. Di dalam warung, tentu saja ada Mbok Yem yang siap menyambut kamu dengan nasi pecel buatannya yang juga begitu terkenal.

Ya, nasi pecel adalah makanan andalan Mbok Yem di warungnya yang sederhana. Nasi pecel ini terdiri atas nasi hangat, bumbu pecel, dan telur ceplok. Dengan hanya Rp15.000 saja, kamu bisa menikmati nasi pecel hangat nan lezat. Nggak hanya itu, Mbok Yem juga menyajikan beragam gorengan yang bisa kamu ambil dan nikmati untuk menambah kenikmatan saat menyantap nasi pecel. Jangan lupa juga pesan teh hangat atau kopi panas agar suasana dingin semakin syahdu!

Bertahan di Tengah Alam

Salah satu pertanyaan yang mungkin muncul di benak food lovers adalah "Gimana ya suplai bahan bakunya?"

Warung Mbok Yem sendiri membayar porter untuk membantunya mengambil berbagai bahan baku dan suplai logistik untuk warungnya. Ia pun juga menggunakan jasa porter ketika ingin turun gunung di momen-momen tertentu atau ketika akan naik ke warungnya kembali. Porter-porter ini pun harus menghadapi tantangan trek yang curam dan panjang.

Nggak hanya porter-porternya, Mbok Yem pun mengalami tantangan tersendiri selama menjadi penghuni di Gunung Lawu. Ia harus berhadapan dengan suhu yang terkadang turun secara ekstrem. Suhu udara pun bisa turun ke angka -5 derajat Celcius. Nggak hanya itu, cuaca gunung yang nggak mudah ditebak pun menjadi kondisi tersendiri yang harus dihadapi oleh Mbok Yem. Angin kencang dan hujan deras akrab dialami oleh sosok yang sebelumnya berprofeesi sebagai peracik minuman jamu ini.

Kalau kamu belum pernah ke Gunung Lawu dan tertarik ke sana sekaligus juga ingin mencoba makan di Warung Mbok Yem, pastikan mampir di hari biasa. Kamu memang bisa mampir saat akhir pekan, tapi bersiaplah untuk berkerumun dengan ramainya pendaki yang sudah pasti mampir di warung legendaris ini, entah untuk menikmati sajian nasi pecel Mbok Yem, beristirahat sejenak, atau berfoto bersama Mbok Yem