6 Kesalahan yang Perlu Kamu Hindari saat Membuat Konsep Restoran!

15 Nov 2022
Berhasil mengcopy link blog
Figure Blog
Sebagai titik awal dalam menjalani usaha restoran, kamu perlu berhati-hati dalam membuat konsep restoran. Jangan sampai 6 kesalahan ini kamu lakukan!

Konsep restoran adalah salah satu batu fondasi awal dalam memulai usaha restoran kamu.

Konsep restoran memberikan gambaran tentang apa yang ada di dalam restoranmu dan nuansa dan persepsi yang dapat restoran kamu ciptakan.

Agar kamu bisa membuat konsep restoran yang tepat dan mampu memberikan pengalaman yang positif buat pelanggan, sebaiknya kamu cari tahu dulu 6 kesalahan berikut yang perlu kau hindari!

Kamu Perlu Hindari 6 Kesalahan Ini saat Membuat Konsep Restoran!

1. Terlalu Memaksakan

Ketika kamu ingin menggunakan konsep restoran tertentu di satu daerah, pastikan agar konsep tersebut bisa cocok dan dapat diterima dengan baik oleh orang-orang yang ada di sana.

Kalau kamu memaksa menggunakan konsep restoran untuk daerah yang orang-orangnya punya selera dan preferensi yang kontras dengan konsep restoran kamu, mereka akan kesulitan hingga bahkan nggak akan menerima konsep tersebut dengan baik.

Untuk itu, lakukanlah riset pasar yang detail dan mendalam.

Ini diperlukan agar kamu bisa mengetahui selera dan preferensi konsep dari suatu wilayah dan mencari beberapa konsep yang bisa diterima oleh orang-orang di wilayah tertentu.

2. Nggak Jelas dan Deskriptif

Dalam membuat konsep restoran, gunakanlah penggambaran yang benar-benar jelas dan deskriptif.

Tanpa penggambaran yang jelas, orang-orang jadi sulit untuk memiliki gambaran atau bayangan terkait apa yang kamu jajakan.

Misalnya, ketika kamu punya coffee shop, jangan hanya gunakan kata "Coffee" saja. Pasalnya, banyak coffee shop yang juga menggunakan kata tersebut dan penggambarannya terlalu umum.

Namun, jika kamu menggunakan penggambaran yang lebih deskriptif, seperti "Coffee from Indonesian Archipelago" atau "Indonesian Coffee & Cakes", hal tersebut akan jauh lebih jelas dan pelanggan pun bisa memiliki ekspektasi dan gambaran yang baik tentang apa yang akan diperolehnya dan bagaimana suasana dari coffee shop kamu.

3. Meniru Restoran Lain

Memang nggak ada sesuatu yang 100% original di dunia ini, namun hal tersebut bukanlah alasan bagi kamu untuk meniru atau melakukan imitasi restoran lain secara mentah-mentah.

Meniru nggak ada salahnya, namun meniru mentah-mentah hanya akan bikin kamu nggak dilirik oleh pelanggan dan dianggap sebagai angin lalu saja.

Kalau memang mau meniru, boleh saja.

Namun, jangan lupa juga berikan sentuhan atau penyesuaian yang sesuai dengan gambaran dan visi kamu sehingga konsep restoran kamu bisa terlihat lebih segar dan beda.

Gambaran Konsep Restoran

Sumber: Freepik.com

4. Menggunakan Konsep yang Kamu Nggak Suka

Ketika kamu nggak menyukai atau punya passion akan suatu hal, tentu kamu nggak akan menjalaninya dengan sepenuh hati, kan?

Hal ini pun berlaku ketika membuat konsep restoran.

Saat kamu mencoba untuk menggunakan konsep yang sama sekali nggak kamu suka, meskipun konsep tersebut laris dan sangat menjual di pasaran, hal tersebut akan bikin kamu menjalani usaha dengan setengah hati.

Konsep yang kamu buat pun jadi nggak matang. Operasional dan manajemen pun jadi berantakan karena kamu benar-benar jatuh cinta dengan konsep tersebut.

Nah, untuk itu, baiknya kamu cari sweet spot-nya, yakni konsep yang kamu suka namun juga punya nilai jual di pasaran.

5. Mengabaikan Menu

Beberapa orang seringkali lupa atau kadang mengabaikan bahwa menu restoran juga merupakan bagian dari konsep restoran.

Mari kita ambil contoh dari poin nomor 2, yakni dari "Indonesian coffee & cakes".

Ketika kamu menggunakan embel-embel seperti ini, maka menu yang perlu ditawarkan adalah berbagai menu kopi yang menggunakan biji kopi dan kue-kuean khas Indonesia.

Kalau kamu memutuskan memasukkan menu kue khas Barat ke dalam menu, akan terjadi inkonsistensi terkait konsep restoran yang kamu buat.

6. Melupakan Kenyamanan

Katakanlah kamu sudah punya konsep tempat dan menu yang jelas. Kamu suka dengan konsep tersebut dan pasar pun menerimanya. Dekorasinya pun sudah sesuai dengan tema yang kamu inginkan.

Namun, kalau tempatnya nggak memberikan kenyamanan, semua hal tadi jelas akan sia-sia.

Hal ini bisa bersumber dari beberapa hal: Dekorasi terlalu besar, penempatan dekorasi yang kurang tepat, hingga tata letak meja dan kursi yang nggak pas.

Kesesuaian konsep adalah suatu hal yang baik. Namun, jangan sampai kamu mengorbankan kenyamanan hanya karena ingin konsepnya benar-benar kuat.

Kembali lagi, kamu harus menemukan sweet spot atau titik keseimbangan di mana konsep restoran kamu bisa punya kesesuaian dan kenyamanan di saat yang sama.