5 Kunci Menyimpan Bahan Baku Restoran agar Tetap Segar dan Berkualitas untuk Diolah!

20 Sep 2022
Berhasil mengcopy link blog
Figure Blog
Penyimpanan bahan baku yang tepat di restoran kamu perlu diterapkan dengan 5 cara ini!

Dalam kegiatan operasional restoran, kualitas dan kesegaran bahan baku harus jadi agenda nomor satu. Tanpa bahan baku yang berkualitas dan segar, setiap sajian yang kamu buat di restoran nggak akan pernah bisa memberikan kepuasan buat pelanggan dan justru akan berdampak buruk buat reputasi restoran kamu.

Untuk tetap menjaga kualitas dan kesegaran bahan baku di restoran, kuncinya adalah pada cara penyimpanan yang tepat. Agar penyimpanan bahan baku bisa dilakukan dengan baik dan tepat, beberapa prinsip ini harus kamu jalani selalu!

Penyimpanan Bahan Baku Tetap Segar dan Berkualitas di Restoran

Sumber: Unsplash.com

1. Jaga Kebersihan Media Penyimpanan

Penyimpanan bahan baku restoran yang baik dimulai dari kebersihan media penyimpanan. Kehadiran debu, cairan, atau bahan makanan lain yang tumpah, besar kemungkinan terjadinya kontaminasi yang bisa merusak kualitas bahan baku lainnya. Bakteri bisa berkembang biak dan mengurangi kesegaran bahan baku.

Oleh karenanya, selalu luangkan waktu untuk rutin membersihkan media penyimpanan seperti rak penyimpanan dan wadah lainnya. Bersihkan juga lantai yang berada di dekat wadah penyimpanan. Pastikan semuanya bersih dan bisa terhindar dari berbagai elemen lain yang berpotensi merusak kualitas dan kesegaran bahan baku di restoran kamu.

2. Terapkan Metode FIFO & FEFO

Dalam menyimpan dan mengelola bahan baku restoran, ada dua metode yang perlu diterapkan, yaitu metode FIFO & FEFO.

Metode FIFO (First InFirst Out) memungkinkan kamu untuk menggunakan bahan baku yang pertama kali kamu terima di restoran kamu. Dengan metode FIFO, kamu bisa tetap menggunakan bahan baku secara segar dan nggak banyak memengaruhi kualitas makanan yang kamu sajikan. Kualitas bahan baku tetap aman, kualitas makanan pun juga tetap terjamin.

Sementara itu, kamu juga bisa menggunakan metode FEFO (First ExpiredFirst Out). Metode ini memungkinkan kamu untuk memakai bahan baku yang tanggal kadaluarsanya paling dekat. Hal ini untuk mencegah bahan baku tersebut terbuang sia-sia dan tetap dapat digunakan sebelum benar-benar kadaluarsa. Restoran kamu pun nggak perlu merugi karena harus kehilangan bahan baku yang terbuang secara sia-sia begitu saja.

3. Pastikan Isi Kulkas nggak Berlebihan

Perlu diingat, ketika menyimpan bahan baku restoran di dalam kulkas, pastikan agar nggak terjadi overcapacity. Jangan sampai kamu mendesak semua bahan baku untuk masuk ke dalam kulkas. Kondisi ini hanya akan bikin kulkas bekerja lebih keras untuk menjaga setiap bahan baku yang ada di dalamnya tetap dingin. Lebih lanjut lagi, akan ada beberapa sudut di kulkas yang terasa lebih panas atau lebih dingin karena suhu dingin yang nggak merata akibat terlalu penuhnya space di dalam kulkas.

Kalau kulkas kamu yang overcapacity dipaksa bekerja lebih keras tiap harinya, maka jangan heran kalau kamu harus membeli kulkas baru lagi.

4. Gunakan Wadah Kedap Udara

Salah satu musuh terbesar dari bahan baku di restoran, selain air dan debu, adalah udara. Ketika sebuah bahan baku sudah terekspos dan terkena udara, maka kualitasnya akan perlahan menurun setiap harinya. Kondisi ini perlu menjadi perhatian dari kamu dan pegawai kamu demi memastikan kualitas bahan baku tetap segar ketika dipakai dan diolah menjadi sajian di restoran.

Untuk itu, agar kamu tetap bisa menjaga kesegaran kualitas bahan baku restoran yang kamu simpan, gunakanlah air tight container atau wadah yang kedap udara. Wadah jenis ini akan membantu kamu mengurangi paparan udara secara drastis terhadap bahan baku yang kamu gunakan di restoran kamu.

5. Letakkan Daging di Bagian Paling Bawah

Ketika disimpan di rak penyimpanan, daging punya sari-sari atau biasa disebut jus. Ketika kamu meletakkan daging di antara berbagai bahan baku lain, sari-sari tersebut berpotensi untuk keluar dan bersentuhan dengan bahan baku lain. Akibatnya, kesegaran dan kualitas bahan baku lain akan berkurang karena kontaminasi yang terjadi.

Demi mencegah hal ini, kamu bisa meletakkan setiap daging yang ada di restoran kamu di bagian bawah penyimpanan demi mencegah kontak langsung dengan bahan baku lain.