5 Kuliner Nasi Khas Indonesia yang Mungkin Belum Pernah Kamu Coba!

24 Jun 2022
Berhasil mengcopy link blog
Figure Blog
Indonesia nggak cuma punya nasi goreng, nasi liwet, atau nasi padang aja loh!

Sebagai negara yang menngonsumsi nasi sebagai makanan pokoknya, bukanlah sesuatu yang mengherankan kalau Indonesia punya pilihan kuliner nasi khas yang begitu melimpah. Setiap kuliner nasi pun memiliki ciri khas dan keunikannya masing-masing yang membuatnya terasa begitu otentik.

Sebut saja nasi goreng, nasi liwet, nasi kucing, hingga nasi padang. Namun, kuliner nasi di Indonesia nggak cuma itu-itu saja loh, food lovers. Ada beragam pilihan kuliner nasi khas Indonesia yang wajib kamu coba selain kuliner nasi yang populer. Mari simak daftarnya berikut ini!

1. Nasi Gandul

Nasi Gandul

Bila kamu mau menikmati sajian nasi yang nikmat dengan siraman kuah, nasi gandul adalah jawaban yang sempurna. Secara penampilan, kuliner khas daerah Pati ini memang terlihat sederhana. Hanya ada nasi, sedikit kuah, dan potongan daging sapi. Tapi, soal rasa, luar biasa! Kuahnya manis gurih dan aromanya pun begitu sedap sebab disajikan di atas piring beralaskan daun pisang. Pilihan lauknya pun bervariasi, mulai dari tempe goreng, telur bacem, jeroan sapi, hingga perkedel.

2. Nasi Ulam

Nasi Ulam

Nggak cuma nasi uduk, Jakarta juga punya nasi ulam! Agak berbeda dengan nasi uduk, nasi ulam punya dua jenis, yaitu nasi ulam kering dan nasi ulam basah atau yang berkuah. Lauknya sendiri terdiri atas sambal, dendeng, tempe, tahu, perkedel, dan kerupuk. Menariknya, nasi ulam umumnya menggunakan daun kemangi atau daun pegagan sebagai rempahnya.

3. Nasi Grombyang

Kamu mungkin belum pernah dengar nasi yang satu ini, food lovers! Nasi grombyang adalah salah satu nasi khas dari daerah Pemalang. Namanya sendiri berasal dari bahasa Jawa grombyang-grombyang yang berarti "bergoyang-goyang". Penamaan ini dipilih sebab sajian nasi grombyang memiliki kuah yang lebih banyak dibandingkan jumlah nasi dan lauknya, sehingga sajian ini dianggap bergoyang-goyang.

Nasi grombyang umumnya diisi oleh nasi dan daging kerbau yang disertai dengan sate kerbau. Kuahnya biasa dibuat dari berbagai rempah seperti kunyit, lengkuas, kemiri, daun salam, jahe, yang kemudian ditaburi onclang dan bawang merah yang telah diiris. Nggak heran kalau kuahnya begitu sedap dan gurih!

4. Nasi Jamblang

Nasi Jamblang

Nasi jamblang berasal dari sebuah desa di Kabupaten Cirebon, yaitu desa Jamblang. Nasi jamblang punya beragam pilihan lauk, mulai dari tahu tempe, telur goreng, sambal goreng, ikan asin, dan semur hati atau daging.

Meski terkesan mirip dengan nasi-nasi lain, ada dua hal yang menjadi ciri khas dari nasi ini, yakni penyajiannya dalam bentuk prasmanan dan penggunaan daun jati sebagai alas nasi. Daun jati dipilih sebagai alas makanan tersebut karena dianggap mampu membuat nasi menjadi lebih awet dan tahan lama.

5. Nasi Jinggo

Nasi Jinggo

Kelaparan tengah malam waktu lagi liburan di Bali? Nasi jinggo siap jadi malaikat penyelamat kamu!

Kuliner yang pertama kali muncul di Denpasar ini adalah sajian nasi khas Bali yang harganya begitu murah, nggak berbeda jauh dengan nasi kucing. Nasi jinggo punya beragam lauk, seperti mie goreng, telur, serundeng, ayam suwir, hingga sambal goreng tempe. Porsinya pun serupa dengan nasi kucing. Jadi, demi mengenyangkan perut, kamu harus menikmati nasi ini lebih dari 1 bungkus.

Menariknya, kuliner tengah malam di Bali ini nggak hanya untuk sajian kuliner saja, melainkan untuk upacara keagamaan, perayaan ulang tahun, dan acara-acara rapat.

Dari kelima nasi di atas, ada yang kamu belum pernah coba, food lovers? Kekayaan kuliner nasi khas Indonesia ternyata begitu luas. Setiap sajian punya kekhasannya tersendiri yang membuatnya perlu kita nikmati dan lestarikan bersama!