5 Hal yang Wajib untuk Diperhatikan Saat Melakukan Food Plating!

24 Jun 2022
Berhasil mengcopy link blog
Figure Blog
Tanpa 5 hal ini di makanan yang kamu sajikan, food plating yang sudah kamu lakukan hanya akan bikin pelanggan kecewa dan nggak puas dengan makanan kamu!

Sebelumnya, kamu sudah tahu betapa pentingnya food plating untuk pelanggan yang menikmati sajian di restoran kamu. Kamu juga sudah mulai mengetahui 3 jenis metode food plating yang umum diterapkan di restoran ketika akan menyajikan makanan. Kali ini, kamu akan belajar tentang food plating lebih spesifik lagi, yakni mengetahui lebih detil mengenai 5 komponen yang sudah selayaknya jadi perhatian setiap chef di restoran kamu ketika akan melakukan food plating. Semua metode food plating pun akan sia-sia bila kamu nggak mempedulikan 5 komponen ini ketika akan menata makanan yang telah dimasak sedemikian rupa. Presentasi makanan kamu dijamin akan makin mantap!

1. Kemudahan Konsumsi

Di urutan pertama, jangan lupa untuk membuat makanan tersebut mudah dinikmati dan dikonsumsi.

Pilih wadah penyajian yang tepat sesuai dengan jenis makanannya agar presentasi makanannya bisa maksimal. Jangan memilih mangkuk untuk menyajikan steak, dan jangan menggunakan piring untuk menyajikan sesuatu yang berkuah, kecuali jumlah kuahnya sedikit atau bisa dikatakan hanya becek saja. Jangan lupa juga untuk menyesuaikan piring dengan porsi makanan yang akan disajikan.

Selain itu juga, pastikan setiap bagian makanan mulai dari yang di-highlight hingga garnish mudah untuk dikunyah dan dikonsumsi. Penataan makanan juga mempengaruhi bagaimana konsumen akan mulai mengonsumsi makanan yang disajikan kepada mereka.

2. Permainan Warna

Bermain dengan warna juga menjadi salah satu hal yang penting untuk diperhatikan.

Apakah warna dari makanan yang disajikan terlalu terang, atau terlalu pucat? Apakah bahan atau garnish tertentu perlu ditambahkan untuk menambah permainan warna di makanan kamu?

Salah satu hal yang krusial soal warna adalah umumnya warna bahan makanan bisa menjadi pertanda atau sinyal untuk menunjukkan kesegaran makanan. Jadi, kalau warna makanan kamu pucat, hal itu nggak cuma menurunkan penampilan visual dari presentasi makanan yang disajikan, tetapi juga menandakan kalau makanan yang kamu sajikan itu sudah nggak terlalu segar.

3. Tekstur Makanan

Nggak cuma nikmat di mulut dan lidah, tekstur pun juga memengaruhi bagaimana sebuah makanan nikmat dan nyaman dilihat oleh pelanggan. Gunakan berbagai bahan baku dan garnish yang punya beragam tekstur. Jangan sampai ada yang terlalu menonjol. Diperlukan kombinasi antara berbagai tekstur sehingga makanan kamu terlihat lebih hidup dan enak dilihat oleh mata pelanggan.

4. Penataan

Apapun konsep makanan kamu - minimalis, mediterraneannordic, tradisional, dan lain sebagainya - semuanya harus disajikan dengan penataan dan penempatan yang rapi dan teratur. Bahkan, kalau kamu menyajikan presentasi makanan dengan teknik free form sekalipun dan ingin terkesan berantakan, maka berantakan itu pun harus tetap "terkonsep". Semua jenis bahan makanan dalam piring, mulai dari bahan makanan utama, garnishes, dan condiment serta saus pun perlu ditata sedemikian rupa.

5. Balance

Apalah arti makanan yang nikmat dan lezat tanpa keseimbangan di dalamnya. Keseimbangan di sini berarti perpaduan warna, tekstur, penataan, hingga permainan warna tidak ada menonjol satu daripada lainnya, melainkan saling melengkapi sebagai sebuah komponen makanan yang membuat presentasi makanan tersebut seakan hidup dan bernyawa. Balance bisa juga dikatakan sebagai harmoni yang menghidupkan seisi presentasi makanan.

Keindahan memang sifatnya relatif, namun jangan sampai menjadikan setiap staf restoran kamu untuk melupakan berbagai komponen yang penting dalam food plating. Dengan memperhatikan berbagai  komponen di atas, presentasi makanan dijamin nggak hanya sekadar cantik saja, melainkan juga menggoda, lebih hidup, dan seolah memiliki cerita di baliknya.