5 Fakta Rumah Makan Padang yang Mungkin Belum Kamu Tahu!

25 Jul 2022
Berhasil mengcopy link blog
Figure Blog
Rumah makan padang punya segudang fakta nyentrik dan khas yang pastinya belum kamu ketahui!

Sabar dulu, Tromates, jangan ngiler dulu! Kalau sudah berurusan dengan rumah makan padang atau kuliner khas padang, memang lidah dan hidung nggak akan bisa tahan. Namun, sebelum kamu menikmati beragam lauk di rumah makan Padang kesayangan kamu, yuk kita lihat dulu beberapa fakta menarik tentang rumah makan Padang yang mungkin saja belum kamu tahu!

1. Sudah Ada Sejak Zaman Belanda

Rumah makan padang pertama kali tercatat eksistensinya pada tahun 1937, yang mana pada saat itu Belanda masih menduduki Indonesia. Ketika itu, ada sebuah iklan yang terbit di satu koran pada 1937 dan iklan tersebut mempromosikan rumah makan padang bernama Gontjang Lidah. Menariknya, rumah makan padang tersebut nggak berada di daerah Padang, melainkan Cirebon. Rumah makan Padang tersebut dimiliki seorang perantau asal Minang bernama B. Ismael Naim.

2. Dulu Dinikmati Kalangan Atas

Sebelum menjadi makanan yang dapat dinikmati oleh berbagai kalangan, pada waktu dulu, hanya kalangan-kalangan atas seperti saudagar kaya dan orang-orang khusus saja yang mampu menikmati makanan di rumah makan padang. Masyarakat ke bawah tetap dapat menikmatinya, namun mereka lebih memilih untuk menikmatinya dengan cara dibungkus untuk dimakan di rumah saja. Namun hal ini tentunya sudah nggak berlaku karena sekarang, siapapun dari berbagai kalangan, terlepas status ekonomi dan sosialnya, dapat menikmati setiap makanan yang tersedia langsung di rumah makan padang.

3. Tentang Foto Kakek Berkopiah Hitam

Kalau Tromates jeli saat sedang makan di rumah makan padang, kamu akan melihat sebuah foto kakek berkopiah hitam. Biasanya, setiap rumah makan padang akan memajang foto tersebut. Siapa sejatinya sosok tersebut?

Sosok tersebut adalah Syekh Kiramatullah Ungku Saliah atau yang biasa disebut Ungku Saliah. Beliau merupakan seorang penyiar agama Islam di Pariaman, Sumatera Barat. Beliau adalah seorang tokoh yang sangat dihormati hingga bahkan dianggap sebagai tokoh keramat. Setiap rumah makan padang memajang fotonya demi memberikan penghormatan terhadap beliau dan dipakai sebagai media komunikasi bagi sesama perantau Minang.

4. Penggajian Sistem Mato

Rumah makan padang memiliki keunikan dalam sistem penggajiannya, yakni menggunakan sistem mato. Dalam bahasa Minangkabau, mato memiliki arti "poin". Dengan sistem mato, setiap pekerja akan digaji berdasarkan tugas, tanggung jawab, porsi kerja, dan tingkat kesulitan pekerjaannya. Alhasil, pekerja yang memiliki tanggung jawab dan beban kerja yang berbeda akan mendapatkan hasil yang berbeda. Pembagian hasil ini pun biasanya dilakukan setiap 100 hari.

5. Keahlian Ajaib Para Pelayannya

Salah satu hal yang membuat takjub sebagian besar orang yang menikmati kuliner khas padang di rumah makan padang adalah keahlian para pelayannya yang begitu mahir dalam membawakan setiap hidangan. Sekali bawa, seorang pelayan di rumah makan padang bisa membawa hingga lebih dari 10 piring di tangannya.

Keahlian ini disebut sebagai manatiang piring yang berarti mengangkat piring. Keahlian ini sudah menjadi bagian pelayanan rumah makan padang sejak lama. Hal ini demi memberikan pelayanan yang cepat bagi para pelanggan di rumah makan padang. Selain di rumah makan padang, keahlian ini biasanya juga ditampilkan ketika acara adat yang terdapat perjamuan makan.

Meski kamu sudah sering ke rumah makan padang, pastinya ada sebagian fakta yang belum kamu tahu, kan? Karena sekarang sudah tahu, silakan mulai menikmati makanan padang pilihan kamu ya!